Dugaan Pungli Pengurus PPID Bengkulu Selatan Pihak Polres Terus Usut Tuntas, Ini Penjelasannya

Laporan : Erwan Mursidi

Minggu, 25 April 2021

Kilas Bengkulu, Selatan – Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan ( BS ) Polda Bengkulu terus melakukan penyidikan terhadap dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tingkat Kabupaten Bengkulu Selatan, dengan telah memeriksa beberapa saksi dari PPDI .

Pungutan liar yang dilakukan oleh PPDI tersebut berupa meminta sejumlah uang kepada perangkat desa diperkirakan terjadi bebarapa waktu lalu.

“Kami telah memeriksa 4 PPDI Kecamatan guna keperluan penyelidikan hingga nantinya naik ke tingkat penyidikan .” ungkap Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Deddy Nata S.I.K, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri STRK S.I.K, MH, didampingi Kanit Tipiter Ipda Erik Fahreza S,H, pada hari Sabtu, (24/04/2021).

Kanit Tipidter menjelaskan, 4 pengurus PPDI yang telah diperiksa oleh pihaknya tersebut diantaranya PPDI kecamatan Seginim, Kecamatan Manna, Kecamatan Bunga Mas dan Kecamatan Kedurang.

”Untuk PPDI Kedurang Ilir sudah kami namun, tidak datang, kami akan kembali layangkan surat pemanggilan kembali, ” Jelas Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri STRK S.I.K,  dan Kanit Tipidter.

Dikatakan oleh Kanit Tipidter, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya, para pengurus PPDI Kecamatan tersebut mengakui bahwa adanya pungutan tersebut sesuai hasil musyawarah bersama seluruh pengurus PPDI Kecamatan dengan PPDI Kabupaten. Yang rapatnya digelar di aula kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa BS.

“Dari keterangan sementara yang kami dapat pungutan ini sesuai hasil rapat, jadi kami juga akan segera memanggil pengurus PPDI Kabupaten, hari Selasa nanti ini ( 27/04),” kata Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri STRK S.I.K, MH bersama Kanit Tipidter.

Ditambahkan oleh Kanit Tipidter, selain memanggil PPDI Kabupaten, pihaknya juga akan memeriksa para camat yang mana Hal itu bertujuan untuk memastikan sejauh mana mereka mengetahui adanya pungutan tersebut.

Tidak hanya berhenti sampai disitu, pihaknya juga akan memeriksa saksi dari dinas Pemberdayaan masyarakat Desa Bengkulu Selatan, untuk mengetahui apakah pungutan tersebut sepengetahuan mereka atau tidak.

“Semua yang terkait dugaan pungli ini akan kami periksa semua, namun setelah kami memeriksa PPDI Kabupaten nanti.” Tambah Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri STRK S.I.K,  yang didampingi Kanit Tipidter.

Untuk diketahui, adanya dugaan pungli tersebut setelah beredar surat dari PPDI Kabupaten untuk pengurus PPDI tingkat kecamatan se Bengkulu Selatan. Dalam surat tersebut tertulis meminta uang sebesar Rp. 300 ribu per – perangkat desa. Dalam surat tersebut diketahui, PPDI meminta uang iuran per perangkat desa sebesar Rp. 300 ribu, tutup Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri STRK S.I.K, MH.

Editor : Redaksi

Baca Juga

Didugaan Anggaran Dana Covid-19 Di Desa Bengkulu Selatan Mark-Up, Oknum Pejabat DPKAD Ikut Jualan Masker Dan hand Sanitizer

Laporan: Erwan Musidi Kamis, 5 Agustus 2021 Kilas Bengkulu, Selatan – Kegiatan penangan covid di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *