Sekwan Dra. Evi Fitriani, Masih Bungkam Berikan Hak Jawab Terkait Dugaan KKN Dana Sekretariat DPRD BU 2021

Laporan : Edi Yanto

Selasa, 28 Desember 2021

Kilas Bengkulu, Utara – Sekwan Dra. Evi Fitriani, MM, masih Ngelak atau bungkam untuk memberikan hak jawab terkait dugaan Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara provinsi Bengkulu, pada anggaran tahun 2021. Dimana salahsatunya ada belanja jasa iklan, reklame, pemotretan atau publikasi yang dikelola oleh dua orang pejabat sekretariat dewan. Dikelola oleh khusus PPTK dana publikasi mencapai sebesar Rp. 1. 040.406.739, sedangkan dikelola, di luar dari PPTK publikasi dan dokumentasi dewan sebesar Rp. 352. 000.013.

Mendatangi gedung parlemen DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, sekitar pukul 10 : 20 Wib, hari Selasa (28/12/2021), untuk memperoleh hak jawab Sekwan sebagai pengelola anggaran di sekretariat Dewan, terkait adanya dugaan KKN di berbagai pos anggaran Termasuk dana publikasi yang tidak di kelola oleh PPTK terkait sebesar Rp. 352 juta, biaya pemeliharaan Gedung kantor Rp. 406.408.800, pengadaan mebel Rp. 262.032.704, penyediaan peralatan rumah tangga Rp. 192.693.169 dan penyediaan kebutuhan rumah tangga DPRD Rp. 1.205.197.846 serta yang lainnya masih terus menjadi pertanyaan, mengapa pihak sekretariat dewan terus bungkam serta tidak ingin memberi hak jawab seolah-olah kurang ingin terbuka serta transparan terhadap publik.

Baca Juga : https://kilasbengkulu.com/2021/12/27/sekwan-dprd-bu-masuk-kator-belum-memberi-hak-jawab-dana-352-juta-dari-44-miliar-bisa-menjadi-pintu-awal-pihak-aph-dan-auditor-memeriksa/

Ketika mendatangi gedung dewan hari ini, terlihat kendaraan dinas yang biasa di gunakan sekwan Dra. Evi Fitriani, MM, terparkir di halaman Gedung DPRD BU. Namun ketika coba untuk mengisi buku tamu, yang awalnya dikatakan staf setempat berada di ruangan kerjanya, mendadak khusus staf sekwan katakan buk sekwan sedang keluar.

“Hari ini buk sekwan masuk pak isi buku tamu dulu jika ingin menemui, nanti saya sampaikan ke stab khusus ibu di dalam. Barusan saya antara nota buku tamu kata stannya ibu keluar pak,” jelas stab yang menerima tamu di ruang masuk gedung DPRD BU.

Hingga berita ini diterbitkan kembali terkait dana publikasi sebesar Rp. 352 juta dan dana pemeliharaan Gedung maupun biaya pengadaan Mebel maupun yang lainnya, dari 44 milyar di berbagai pos anggaran sekretariat DPRD Bengkulu Utara, belum juga mendapat hak jawab dari pihak terkait.

Padahal sebelumnya Sekwan Dra. Evi Fitriani, MM, hanya mengatakan terkait anggaran tanyakan saja ke ketua, Sedangkan ketua DPRD BU Sonti Bakara, S.H, masalah anggaran mengatakan jangan tanyakan terhadap pihaknya, silakan dikonfirmasi langsung ke pengelolaan anggaran yaitu sekwan yang lebih mengerti dan bertanggung jawab masalah realisasi anggaran sekretariat Dewan.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

DPRD Dan DPC Gerindra BU Menghadri RAPIMNAS Di SICC-Sentul Bogor, Berikut Penjelasan Herliyanto

Laporan : Edi Yanto Sabtu, 13 Agustus 2022 Kilas Bengkulu, Bogor – Partai Gerakan Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.