Emak – Emak Datangi Kantor Pemda BU, Tidak Di Sambut Bupati Ir.H.Mian, Diduga KKN Penyaluran BLT-DD Desa Taba Baru

Laporan : Edi Yanto

Selasa, 9 Juni 2020

Kilas Bengkulu Utara – Terkait dugaan korupsi kolusi, Nepotisme (KKN), Penyaluran Bantuan dana Desa Covid-19 (BLT- DD) emak – emak Desa Taba Baru kecamatan Lais kabupaten Bengkulu Utara provinsi Bengkulu, mendatangi Pemda, berniat untuk menemui Bupati Ir.H.Mian, dalam rangka menyampaikan aspirasi atas tidak adilnya pembagian BLT-DD Era kepala desa Antar Rudin. Kedatangan emak-emak terjadi pada hari Selasa (9/6/2020)

Sangat di sayangi Bupati selaku pilihan rakyat kabupaten Bengkulu Utara, sekitar 4 tahun yang silam tersebut tidak mampu ditemui oleh emak-emak Desa Taba Baru. Para emak – emak di depan gerbang pintu masu gedung pemda BU di temui Asisten 1 Dullah.

Mewakili emak – emak Desa Taba Baru Erna Nengsi, kepada pihak media menjelaskan, kedatangan pihaknya ke kantor Pemda untuk menemui Bupati Ir.H.Mian, dalam rangka menyampaikan aspirasi ke pihak pemerintah terkait permasalahan penyaluran BLT-DD Desa Taba Baru yang diduga Tidak Beres.

“Pembagian BLT-DD dari dana Desa Taba Baru Berjumlah 80 kepala keluarga. Diduga banyak yang menerima BLT-DD, keluarga perangkat desa, sedangkan orang yang layak menerima tidak di berikan pihak perangkat desa. Sementara itu ada juga yang sudah menerima bantuan bentuk lain dari pihak pemerintah terkait Covid-19, namun mendapat juga bantuan BLT-DD, sementara informasi yang kami terima yang sudah mendapat bantuan tidak boleh mendapat BLT-DD. Besar harapan kami pihak pemerintah menindak lanjuti aspirasi kami. Jika tidak di tanggapi kami akan kembali mendatangi Pemda dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi,” jelas Erna Nengsi

Sementara asisten 1 Pemkab Bengkulu Utara, Dullah mengatakan, tidak benar Bupati Ir.H.Mian, tidak mau menemui emak-emak dari desa Taba baru, Bupati sedang tidak berada di ruang kerjanya, makanya di tugaskan saya (Dullah red), untuk menemui emak – emak dari Desa Taba baru, dalam menyampaikan aspirasinya, terkait penyaluran dan BLT-DD di desa setempat.

“Bukannya, Bupati tidak ingin bertemu dengan emak – emak dari desa Taba Baru tadi itu. Beliau (Ir.H.Mian red), ada acara Video Conference (VidCon) dengan pihak kementerian kalau tidak salah di balai daerah (di rumah dinasnya). Kedatangan emak – emak dari Desa Taba Baru tersebut karena dia, merasa layak mendapat bantuan namun tidak masuk dalam daftar penerima bantuan,” jelas Asisten 1 Dullah

Lanjut Dullah, pemkab Bengkulu Utara, akan menindaklanjuti aspirasi emak-emak dari desa Taba Baru, dengan memanggil pihak-pihak terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), pihak kecamatan, dan pihak Pemerintahan Desa Taba Baru. Kita juga akan meminta data penerima penyaluran BLT-DD Dari Dana Desa setempat.

“Akan kita pangil pihak –  pihak terkait, atas laporan dan aspirasi emak – emak Desa Taba Baru. Harapan kita pihak Desa mengevaluasi data penerima Bantuan BLT-DD. Jangan coba bermain – main dengan dana bantuan, salurkan kepada warga yang belum menerima bantuan dan benar – benar layak untuk mendapat bantuan, sehingga tidak terjadi gejolak dan permasalah dikemudian hari, di desa masing – masing,” tutup Dullah

Editor : Redaksi

Baca Juga

Unsur Pimpinan DPRD BU Berharap Anggota Dewan Memperdalam Data, Batalnya Pembahasan APBD-P 2020

Laporan : Edi Yanto Rabu, 23 September 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Tertunda totalnya sementara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *