Demi Kesehatan Anak Desa Curup Benteng Besama Pihak Terkait Sosialisasi Stunting, Ini Penjelasannya

Laporan : Anel Yadi

Kamis, 27 Oktober 2022

Kilas Bengkulu, Tengah – Pemerintah desa desa Curup kecamatan Merigi Sakti kabupaten Bengkulu Tengah provinsi Bengkulu, dibawah pemerintahan kepala desa Hastomo Arbi S.I.Kom, yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Benteng dan UPTD Puskesmas Pagar Jati, melakukan kegiatan sosialisasi stunting di kantor desa setempat, yang dihadiri unsur aparatur pemerintahan desa, kelembagaan desa dan tokoh masyarakat, pihak kecamatan maupun undangan lainnya, pada hari Kamis (27/10/2022)

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasa, maka dalam menghindari hal tersebut semua komponen diharapkan dapat mensosialisasikan pencegahannya kepada masyarakat luas agar para orang tua yang memiliki Balita untuk lebih dapat memberikan asupan gizi yang cukup dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Kondisi stunting yang sekarang sedang menjadi issue nasional, tentu pusat perhatian semua pihak, baik dari pemerintah pusat, daerah sampai ke desa, agar dapat ditekan seminimal mungkin sehingga terwujud sumber daya manusia yang sehat dan unggul.

Hastomo Arbi, selaku kepala desa Curup kecamatan Merigi Sakti Benteng, sebagai pemangku kebijakan skala desa menuturkan terhadap kepala biro media ini, pemerintahannya bersama – sama pihak terkait, tentu berusaha sekuat tenaga untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dalam mewaspadai stunting terhadap anak-anak.

Permasalahan¬†stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun, untuk itu kami bersama – sama pihak terkait, puskesmas dan dinas kesehatan Benteng, berusaha sekuat tenaga mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat lebih memberikan perhatian khusus kepada anak balita. Baik itu terkait asupan Gizinya, kebersihan, kesehatan demi mewujudkan masa depan SDM yang berkualitas bagi daerah dan bangsa kita,” ungkap, Hastomo Arbi, selaku kepala desa Curup kecamatan Merigi Sakti Benteng.

Sementara camat kecamatan Merigi Sakti, Ujang Syafawi, kepala Dinas Kesehatan Benteng Gusti NS Miniarti, dan kepala puskesmas Merigi Sakti, Mustafa kodir, mengatakan, Dalam rangka penurunan angka stuting di wilayah pemerintahan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) provinsi Bengkulu, menjadi salahsatu locus program pemerintah daerah.

Dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Penanganan Stunting, mulai dari Desa hingga kelurahan dan kecamatan tentu untuk mengantisipasi dari awal supaya pencegahan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi yang bisa mempengaruhi pada otak nantinya dapat di lalukana pencegahan sejak dini. Sehingga masa depan kesehatan maupun lainnya bagi putra – putri kita dapat tumbuh lebih baik,” tandasnya.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

Pandangan Fraksi DPRD BU RPJPD Tahun 2025-2025 Syah Menjadi Perda

Laporan : Aryon Suswanto Selasa, 02 Juli 2024 Kilas, Bengkulu Utara – DPRD kabupaten Bengkulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *