Laporan : Anel Yadi
Rabu, 30 September 2026
Kilas, Bengkulu Tengah – Pemerintah Desa Pagar Agung kecamatan Merigi Sakti kabupaten Bengkulu Tengah Perovinsi Bengkulu Musyawarah Atau Rembuk Untuk Antisipasi Serta Pencegahan Stunting, Dan Komitmen Bersama Untuk Mengatasinya Dalam lingkungan Keluarga Masing-Masing, Pada Hari Rabu (30/9/2026).
Turut Hadir Di Musyawarah ini, Kepa Desa, Camat Merigi Sakti, Babinsa, Babinkamtibmas, Polsek Pagar Jati, Pendamping Desa, Anggota BPD, Pihak Puskesmas Setempat, Perangkat Desa, Para ibu Hamil, Balita Serta Masyarakat Maupun Undangan lainnya.
Kepala Desa Pagar Agung Rudi Hartono, Menjelaskan, Musyawarah Stunting ini Merupakan forum Penting Untuk Membangun Sinergi Dan Kolaborasi Dalam Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting Di Tingkat Desa Maupun Dalam lingkungan Keluarga Masing-Masing.
“Musyawarah Atau Rembuk Untuk Antisipasi Serta Serta Pencegahan Stunting ini, Merupakan Komitmen Bersama Baik Pemerintah Pusat, Daerah Dan Desa Dalam Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting Di Tingkat lingkungan Keluarga Masing-Masing. Pencegahan Stunting Harus Dimulai Sejak Kehamilan Sehingga Anak – Anak Berusia 2 Tahun Melalui Intervensi Gizi, Sanitasi, Edukasi, Dan Pemantauan Tumbuh Kembang, Menuju ibu Dan Balita Sehat Serta Cerdas,” Jelas Kades.
Sementara Kepala Puskesmas Arga Indah II.Merigi Sakti, Ns. Kaswi, S.kep, Mengatakan, Musyawarah Stunting Merupakan Bagian Dari Rangkaian Kegiatan Yang lebih Besar, Yaitu Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa, Dan Juga Menjadi Amanat Pemerintah Pusat Dan Daerah Agar Desa Memprioritaskan Penggunaan Dana Desa Untuk Penanganan Stunting.
“Tujuan Musyawarah Atau Rembuk Stunting ini, Membahas Data Dan Informasi Terkait Stunting Di Wilayah Desa.
Mengidentifikasi Akar Masalah Penyebab Stunting.
Merumuskan Solusi Dan Intervensi Yang Tepat Untuk Mengatasi Stunting. Menyusun Rencana Aksi Konvergensi Pencegahan Dan Penanganan Stunting. Meningkatkan Komitmen Dan Partisipasi Semua Pihak Terkait, Termasuk Pemerintah Desa, Kader Kesehatan, Tokoh Masyarakat, Dan Masyarakat Umum,” Kata kaswi
Lanjut lanjut Kaswi, Musyawarah Rembuk Stunting Di Tingkat Desa ini, Melibatkan Berbagai Pihak, Termasuk Pemerintah Desa Perangkat Desa, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Tokoh masyarakat, Tim PKK Desa, BPD, Dinas terkait, Maupun Masyarakat. Karena output dari Rembuk Stunting Memahami Rencana Aksi Pencegahan Dan Penanganan Stunting Di Tingkat Desa, Komitmen Bersama Untuk Melaksanakan Rencana Aksi, Pemahaman Dan Kesadaran Masyarakat Tentang Stunting Dan Cara Pencegahan, jelas nya
Sementara Kegiatan Berlanjut Deng Kegiatan Pembahasan Anggaran Dan Pendapatan Dan Belanja Desa Untuk Di 2027 Mendatang Kegiatan Berlangsung Di Kantor Desa Setempat Alhamdulillah Berjalan Dengan Aman Dan Kondusif
Yang Turut Hadir Dalam Acara Tersebut Kepala Desa Camat Merigi Sakit Kapolsek Pagar Jati Babinsa, Kepala Puskesmas Arga Indah II.Merigi Sakti, BPD, Perangkat Desa, Para Kader Posyandu, Pendamping Desa Masarakat Serta Para Undangan lainnya Tutup Rudi Hartono Selaku Kepala Desa Pagar Agung. (Adv)
KilasBengkulu.com Lugas, Tandas, Akurat
