Sekda Benteng Pastikan Rumah Tidak Layak Huni Di Desa Genting Dabuk Masuk Program 50 Bedah Rumah Tahun 2024

Laporan : Anel Yadi

Senen 08 Januari 2024)

Kilas, Bengkulu Tengah – Guna mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE), pemerintah kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah memprogramkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan Bedah Rumah sebanyak 50 pada Anggaran tahun 2024.

Rachmat Riyanto, ST.M.AP, selaku sekda Benteng, mejelaskan, ada sekitar 50 buah rumah warga tidak mampu akan diperbaiki pada tahun 2024 ini. Termasuk rumah Lisna Wati, yang tidak layak huni di Desa Genting Dabuk kecamatan Pematang 3, yang sempat dipublikasikan oleh media online kilasbengluku.com, pada tahun lalu.

Pada tahun 2024 ini, ada sekitar 50 rumah tidak layak huni milik warga yang akan direhap. Termasuk rumah Lisna Wati, di Desa Genting Dabuk kecamatan Pematang 3,” kata Rachmat (8/1/2024).

Lanjut Rachmat Riyanto, pelaksanaannya tentu butuh peroses verifikasi dari tim yang terjun langsung ke lapangan, guna untuk mengecek layak atau tidak masuk program pemerintah melalui APBD tahun 2024.

Program bedah rumah dilakukan pemerintah daerah merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah. Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman. Oleh karena itu dihimbau agar warga dan pemerintah Desa segera membuat proposal kepada Dinas perumahan dan pemukiman agar cepat biasa di tindak lanjuti oleh pihak dinas maupun tim verifikasi,” tandas Rachmat Riyanto, Sekda Benteng.

Editor :  Redaksi.

Baca Juga

Rapat Banggar DPRD BU Terkait KUA-PPAS Tahun 2025 Bersamam TAPD

Laporan : Aryon Suswanto Selasa, 16 Juli 2024 Kilas, Bengkulu Utara – DPRD kabupaten Bengkulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *