Jalan Desa Tanjung Aur Tidak Mendapat Perhatian Pemkab Kaur, Bertahun – Tahun Warga Berpacu Dengan Lumpur

Laporan : Tasman. P

Kamis, 30 Juni 2022

Kilas Bengkulu, Kaur – Sebelumnya Desa Linau Kecamatan Maje kabupaten Kaur provinsi Bengkulu, dimekarkan menjadi dua desa, yaitu desa Linau dan desa Tanjung Aur.

Hampir 35 tahun Semenjak dimekarkan, jalan lingkungan desa Tanjung Aur kecamatan Maje kabupaten Kaur, yang memiliki penduduk mencapai 600 Orang ini, tidak pernah mendapat perhatian dari pihak pemerintah, bahkan belum pernah tersentuh pembagunan sama sekali. Hal ini disampaikan kepala desa Tanjung Aur, Suryadi, terhadap kepala biro media ini, sekitar pukul 13: 00, pada hari kamis (30/6/2022).

Hampir 35 Berdirinya desa Tanjung Aur, setelah dimekarkan dari desa Linau, hingga kini jalan dilingkungan desa ini, tidak pernah tersentuh pembagunan, baik jalan aspal Lapen maupun Hotmix dari pihak pemerintah kabupaten Kaur, maupun pihak pemerintah provinsi Bengkulu. Harapan kami, terhadap pemerintah daerah agar bisa menganggarkan pembagunan jalan di desa kami, walaupun pembagunannya nanti dilakukan secara bertahap,” harap kades mewakili masyarakat Desa Tanjung Aur.

Lanjut Kades, akibat akses jalan yang masih tanah merah ini, biaya transportasi warga untuk mengangkut hasil pertaniannya cukup besar. Apa lagi dalam kondisi semua bahan pokok kebutuhan warga saat ini cukup mahal.

Jalan merupakan alat transportasi yang sangat penting dalam memajukan prekonomian warga. Walaupun sudah di usulkan, jalan di desa Tanjung Aur hingga kini tidak kunjung dibangun pihak pemerintah daerah. Sehingga kondisi jalan di desa Tanjung Aur masih jalan Tanah merah.

Dalam kondisi ekonomi warga yang sedang kesulitan saat ini, pihak kami terus berupaya memperbaiki jalan, dengan cara mengumpulkan uang untuk membeli material seperti koral, semen dan papan cor, untuk dikerjakan secara bergotong royong setiap minggu. Hal ini sudah kami lakukan bertahun – tahun dengan biaya seadanya.

Besar harapan kami, pihak pemerintah bisa membangun jalan aspal di wilayah desa kami. Sehingga dapat meningkatkan penghasilan pertanian, menekan biaya transportasi demi kesejahteraan ekonomi masyarakat kedepannya,” tandas Suryadi, selaku kepala desa Tanjung Aur kabupaten Kaur.

Sementara hak jawab pihak Pemkab Kaur, baik Bupati maupun, dinas terkait, hingga berita ini di terbitkan, belum diperoleh.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

Pelaku Pengeroyokan Di PT.Bio Benteng Telah Ditangkap Polisi, Keluarga Berharap Hukum Jangan Tumpul Keatas Tajam Kebawah

Laporan : Anel Yadi Rabu, 21 Februari 2024 Kilas, Bengkulu Tengah – Pelaku utama penganiayaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *