Era Bupati Kopli Peminat Program MT II Meningkat Drastis Optimis Petani Sejehtera, Ini Penjelasan Kadis Perkan Lebong

Laporan : Edwar Mulfen

Sabtu, 11 Juni 2022

Kilas Bengkulu, Lebong – Tekat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebong untuk mensejahterakan petani persawahan, dan mendukung ketahanan pangan, yang awalnya musim tanam satu kali dalam satu tahun, dirubah melalui program Musim Tanam dua kali (MT II) dalam satu tahun, tampaknya direspon dan diminati masyarakat luas di wilayah ini.

Jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu, dimana tahun tersebut hanya desa Kota Baru dan desa Danau Liang, yang luas areal persawahan sekitar 70 hektar ikut program MT II, maka tahun 2022 ini terkonfirmasi ada sekitar 216 hektar lebih lahan persawahan yang ikut program MT II, sehingga meningkat drastis jika di bandingkan tahun 2021 yang lalu, bahkan ada beberapa desa yang sudah memasuki masa panen saat ini.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong, Hedi Parindo, terhadap biro media ini, mengatakan, program MT II pada dasarnya merupakan upaya Pemerintah kabupaten Lebong, era Bupati Kopli Ansori, untuk membangun kekompakan serta merubah kebiasaan lama masyarakat musim tanam 1 kali dalam satu tahun.

Kita optimis, dengan kekompakan masyarakat dan upgrade pengetahuan teknologi, menjadikan Kabupaten Lebong Sebagai lumbung pangan bukanlah keniscayaan. Alhamdulillah peminat MT II meningkat drastis ketimbang tahun lalu. Data sementara luas lahan yang sudah berpartisifasi sekitar 216 hektar. Tersebar di Desa Talang Liak 2 sekitar 100 hektar, Desa Kota Baru 70 hektar, Desa Embong 40 hektar dan Desa Taba Dipoa 6 hektar, ” ujar kadis Disperkan Lenong,Jum’at, (11/06/2022).

Lanjut Hedi Parindo.., pantauan pihaknya, saat ini masyarakat Desa Bungin, Talang Kerinci, Tunggang, Sungai Gerong, Turan Lalang , Taba Anyar dan Kelurahan Tes sudah mulai melakukan pengolahan serta persiapan lahan masa tanam. Sedangkan, Desa Bentangur sudah memasuki fase penanaman.

Secara detail luasan lahan yang bakal turun tanam memang belum diketahui pasti. Sebab, masih banyak yang on proses,” imbuhnya.

Hedi Parindo mengakui, meskipun yang berpartisifasi dalam program MT II tahun ini meningkat drastis. Tapi, dibandingkan dengan total luas lahan sawah se Kabupaten Lebong sekitar 9000 Hektar, angka tersebut masih relatif kecil. Tapi, ia berkeyakinan dengan semakin banyak lahan sawah MT II sukses panen, maka kedepannya akan semakin banyak pula petani yang ikut serta.

Jangan takut ikut MT II. Pupuk bersubsidi melimpah, inshaAllah cukup untuk kebutuhan MT II. Pestisida juga kita siapkan gratis, termasuk Rodentisida untuk pengendalian hama tikus. Semua Kita stand by kan di BBI Desa Sukabumi. Selain itu, Bibit varietas Invari 32 dan Ciherang juga kita sediakan gratis sebanyak 10 Ton. InshaAllah cukup untuk luasan lahan sawah 400 hektar,” pungkas Hedi Parindo.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

Rapat Paripurna Internal DPRD BU  Terkait Kerja Bapemperda terhadap propemperda tahun 2024, Ini Isinya

Laporan : Edi Yanto Selasa, 27 Februari 2024 Kilas, Bengkulu Utara – Pimpinan dan anggota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *