Diduga Oknum Ustad AS BU Cabul CDK Sebelum Jadi Tersangka, Ini Bantahan Ustad

Laporan : Edi Yanto

Rabu, 21 April 2021.

Kilas Bengkulu, Utara – Inisial UJ (66 tahun) Bersama anak perempuannya Inisial CDK (24 tahun) ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak polres Bengkulu Utara, atas dugaan pemerasan atau perampasan yang  dilakukan terhadap seorang Oknum Ustad sekaligus sebagai guru agama yang berstatus guru bantu daerah (GBD) di salah satu SMA, Inisial AS dikabupaten Bengkulu Utara provinsi Bengkulu.

Berdasarkan video pengakuan tersangka, sempat menerima perlakuan tidak senonoh oleh AS. Bahkan, AS pernah membawa CDK ke  kosan tamannya dalam komdisi tidak sadarkan diri, setelah diberilan minuman berupa seperti minuman Fanta, lalu di bawak ke hotel kota Bengkulu selama 2 hari. Dan dibawak ke Salah satu Hotel kota Arga Makmur, bahkan dilarang keluar dari kamar hotel.

Serta penuturan pengacara, CDK Julisti Anwar, S.H, Penetapan klien nya sebagai tersangka merupakan ketidak Adilan, Karena ada upaya dan indikasi oknum Ustad AS untuk menutup perbuatan pidana atau perbuatan sebelumnya maka melaporkan CDK dan UJ Ke APH.

“Coba simak video pengakuan tersangka. Kami menilai CDK dalam hal ini sebagai korban bujuk rayu pelaku AS, bahkan sempat mengajak korban untuk menikah secara siri dan melarangnya keluar dari kamar hotel. Pengakuan CDK juga, bahwa oknum Ustad  sudah melakukan hubungan badan terhadap nya berapa kali di tempat yang berbeda. Namaun CDK tidak mengakuinya pada saat BAP di polres BU, dikarenakan besar kemungkinan dibawah tekankan saat diintrogasikan Bersama Orang tuanya, takut ngamuk CDK tidak akui, Fakta yang sebenarnya terhadap penyidik. Bahwa sudah berhubungan badan,
terhadap oknum Ustad,” kata Julisti Anwar, S.H.

Pengakuan CDK Hp milik AS yang ada dengan ayahnya UJ, merupakan bukan hasil barang rampasan ataupun pemerasan. Hp tersebut memang diberikan AS pada CDK dengan alasan untuk merayu orangtunya, UJ agar menyetujui pernikahan keduanya secara siri.

“Akibat Hp AS, ditangan UC itulah Justru klien kami yang saat ini dilaporkan pemerasan, makanya klien kami ditetapkan menjadi tersangka dan dicobloskan ke sel tahanan oleh pihak polres Bengkulu Utara, Makanya klien kami sangat terpukul dengan dibolak baliknya fakta kejadian sebenarnya oleh AS,” ujar Julisti.

Sementara Ustad HS, saat dikonfirmasi di kediamannya Di Desa Kertapati Kadun 1 Kecamatan Air Besi  Bengkulu Utara sekitar pukul 13 : 31 WIB, hari rabu (21/04), membantah sudah Membolak balikkan fakta.

“Tidak benar saya Membolak balikkan fakta. Saudara UJ datang ke rumah saya, dengan mengibah – ibah meminta bantuan menjemput anaknya yang ada di kepahyang dari sana la saya awalnya kenal dengan saudari CDK. Silakan mau bilang apa, masalah ini sudah dirana Hukum, siapa yang benar dan salah, nanti akan terungkap juga. Yang jelas pengakuan tersebut saya bantah, UJ tersebut sering datang dan main ke rumah saya, kami ini sebenarnya selama ini sudah dekat dan masih keluarga,” ungkap Ustad.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

Hewan Dilindungi Dugaan Hasil Buruan Oknum Kades Bengkulu Utara, Telah Disita Pihak Kepolisian

Laporan : Edi Yanto Jum’at, 14 Mei 2021 Kilas Bengkulu, Utara – Seorang Oknum kades …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *