Dengarkan Keluhan Petani Era Bupati Mian Tanggap Cepat Terkait Irigasi Jebol Di Kemumu, Ini Trobosannya

Laporan : Edi Yanto

Rabu, 24 Maret 2021

Kilas Bengkulu, Utara – Akibat curah hujan tinggi irigasi di areal persawahan kelurahan kemumu kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara provinsi Bengkulu, pada hari Senin (22/03) lalu jebol. Sehingga sekitar 7 ribu hektare lahan persawahan di wilayah ini mengalami kekeringan. Mendapat informasi tersebut dengan cepat era Bupati Ir.H.Mian, melakukan turun ke lokasi mendengarkan keluhan masyarakat dan kelompok tani. Kesempatan ini dihadiri pula anggota DPRD Provinsi Bengkulu dapil Bengkulu Utara – Benteng, Tantawi Dahli, bersama dinas terkait untuk mencarikan solusi Penagan nya secara cepat.

Usai melakukan pertemuan Bupati Ir.H. Mian, kepada awak media mengatakan, 3 OPD hadir secara langsung mendengarkan aspirasi kelompok tani dan masyarakat. Maka dirinya menginstruksikan ke tiga (3) OPD yakni Dinas PUPR, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) serta BPBD, untuk menanggulangi permasalahan irigasi jebol tersebut melalui dana Biaya Tak Terduga (BTT), ini sebagai bentuk tanggap cepat pihak Pemkab Bengkulu Utara, terhadap keluhan warga.

“Selaku Bupati dan pemerintah BU, saya telah menginstruksikan kepada 3 OPD untuk melakukan upaya memperbaiki irigasi tersebut dengan anggaran BTT,” ungkap Bupati Ir.H.Mian.

Lanjut Bupati Ir.H. Mian, penanggulangan perehapan irigasi kemumu ini, merupakan tanggung jawab pihak pemerintah Provinsi Bengkulu, akan tetapi bila tidak dilakukan upaya perbaikan secepatnya akan berdampak buruk, serta merugi bagi para petani padi yang sudah melakukan tanam. Daripada menunggu dengan proses yang cukup panjang, Maka pihak kita berupaya memperbaiki dengan anggaran dana Biaya Tak Terduga (BTT). Seperti yang diharapkan para petani perbaikan irigasi ini cepat dilaksanakan dan selesai, sembari terus melakukan koordinasi dengan pihak Pemprov Bengkulu.

“Dikerjakan secara swakelola menggunakan dana anggaran BTT. Besok (Kamis (25/03) pekerjaan ini akan dimulai, semoga saja 4 hari kedepan rampung diselesaikan. Harapan saya kendati pengerjaan dilakukan dengan swakelola, pekerjaannya bisa secepat mungkin diselesaikan. Sehingga kekeringan yang melanda di areal persawahan tidak terlalu lama dan mengganggu serta merusak padi yang sudah di tanam, pada akhirnya mengantisipasi gagal panen,” tutup Bupati Ir.H.Mian.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

Kapolres Kaur Coffe Morning Bersama Wartawan, Ini Penjelasannya

Laporan : Tasman. P Jum’at, 18 Juni 2021 Kilas Bengkulu, Kaur – Kapolres kabupaten Kaur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *