Era Harlita Dua Hari Puskesmas Kecamatan Tetap Kaur Lakukan Penyuntikan Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya

Laporan : Tasman. P

Kamis, 4 Februari 2021

Kilas Bengkulu, Kaur – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, Melalui Puskesmas kecamatan Tetap, sudah dua hari melakukan kegiatan penyuntikan vaksinasi Covid-19, terhadap karyawannya, mulai dari hari Rabu kemarin hingga Kamis hari ini berjalan lancar, hal ini disampaikan kepala puskesmas kecamatan Tetap diruang kerjanya (04/02/2021).

Penyuntikan vaksin Sinovac
Covid-19, terhadap karyawan puskesmas kecamatan Tetap dihadiri pihak Polsek, Koramil dan kecamatan setempat, sesuai dengan protokol kesehatan, jaga jarak, Cuci tangan serta tidak berkerumun.

Mili Harlita, S.K.M, selaku kepala puskesmas kecamatan Tetap, kepada pihak media ini menjelaskan, penyuntikan vaksinasi Covid-19 sudah dilakukan selama dua hari, mulai dari hari Rabu  kemaren (03/02) hingga hari ini Kamis (04/02/2021).

“Hari pertama kemaren, pihak kita melakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19 terhadap Stab Puskesmas kecamatan Tetap sebanyak 10 orang. Sementara hari ini Kamis (04/02) sebanyak empat orang,” jelas Harlita.

Lanjut Harlita, sebanyak 16 orang lagi ditunda karena kriterianya tidak bisa dilakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19, sebab orang tersebut ada yang sedang hamil, maupun menyusui, bahkan ada pula kondisi badanya memang belum bisa menerima Vaksi.

“Ada karyawan yang belum di vaksin karena terkendala teknis. Pihak kita berencana untuk kedepan ini melakukan penyuntikan vaksinasi untuk seluruh kades dan berangkat desa di wilayah kecamatan Tetap. Sebelum di vaksin terlebih dahulu kita akan melakukan pengecekan data kesehatannya, apakah bisa menerima vaksin atau tidak. Yang tidak bisa dilakukan penyuntikan vaksin ini ada beberapa kategori, diantaranya sedang sakit darah tinggi, Maag, alergi, gula darah, ibu hamil maupun sedang menyusui,” ungkap kepala puskesmas kecamatan Tetap Kaur.

Lebih lanjut Harlita, menghimbau kepada lapisan masyarakat Kecamatan Tetap, jangan takut dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19, demi melindungi kesehatan diri sendiri, keluarga dan sesama. Walaupun sudah dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19, tetap mematuhi Protokol kesehatan dengan selalu jaga kesehatan masing – masing mengunakan masker, sering mencuci tangan, selalu menjaga jarak hindari kerumunan, sampai dengan ada tindaklanjut pemberitahuan pihak pemerintah bahwa sudah benar-benar aman dari bencana virus Covid-19, tutupnya.

Editor : Redaksi.

Baca Juga

Kondisi Sakit Nuki Dinyatakan Hilang Warga Kabupaten Kaur Sepekan Belum Pulang, Ini Harapan Keluarganya

Laporan.Tasman.P Sabtu, 10 April 2021 Kilas Bengkulu, Kaur – Seorang remaja bernama Nuki bin Ahmad …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *