Ekonomi Terpuruk Ditengah Pandemik Covid-19, UKM Danau Nibung Mukomuko Belum Menerima Program Dana Bantuan

Laporan : Varhan SQ.

Selasa,02 Febuari 2021

Kilas Bengkulu, Mukomuko – Sebelumnya melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menegaskan, penyaluran program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau bantuan langsung tunai (BLT) kepada pelaku usaha mikro dan kecil, menengah dilaksanakan dengan menekan prinsip kehati – hatian. Bantuan dari kementerian pusat, yang diharapkan para pedagang kaki lima di wisata danau nibung kelurahan Bandar Ratu kecamatan kota Mukomuko kabupaten Mukomuko itu kelihatannya pupus la sudah, hal ini diketahui pihak media ini, berdasarkan keluh kesah pedagang di wilayah tersebut pada hari Selasa (02/01/2021).

Menurut para pelaku Usaha Kecil Mandiri (UKM), yang berdagang di wisata Danau Nibung, sebelumnya mendapat informasikan melalui ketua RT Bernama Baheramsyah, bawah bantuan tersebut akan dicairkan melalui Bank BRI, dengan ketentuan memenuhi persyaratan. Hal ini di benarkan oleh ketua RT 08 kelurahan Bandar Ratu Mukomuko.

“Untuk mendapat bantuan tersebut para pedagang harus memenuhi persyaratan. Sebelumnya semua persyaratan sudah dipenuhi para pedagang kaki lima di wilayah wisata danau nibung namun hingga kini belum juga di cair melalui BRI. Di tegah suasana pandemik Covid-19 ini sudah banyak bantuan seperti BLT di cair kan. Namun sangat disayangi bantuan untuk  pedagang kecil atau kaki lima dikawasan wisata danau nibung hingga kini belum pernah dapat, padahal persyaratan nya sudah dilengkapi. Harapan saya pihak pemerintah dapat merealisasikan bantuan untuk para pedagang kecil di kawasan wisata air Nibung ini secepatnya,” jelas Baheramsyah selaku ketua RT

Reza, selaku salah satu karyawan Bank BRI cabang Mukomuko di jalan Jendral Sudirman Desa Ujung Padang kelurahan Bandar Ratu kecamatan kota Mukomuko, yang tidak mau direkam suaranya menjelaskan, bagi warga yang menerima bantuan, maupun yang belum mendapatkan bantuan tersebut tergantung data dari pihak pemerintah di daerah ini sendiri, termasuk peran perangkat desa atau pihak kelurahan maupun kecamatan dan dinas terkait.

“Pihak BRI hanya sebagai penyalur dana. Masalah siapa yang dapat maupun terkait data itu urusan pihak pemerintah mulai dari pemerintahan desa dan seterusnya. Terkadang menjadi kendala itu, terkait KTP dan KK ada yang berbeda seperti nomor KK sama dengan nomor KTP. Bisa juga terkendala adanya pinjaman dari masyarakat di salah satu Bank itu juga bisa jadi penyebab masyarakat tersebut tidak lolos seleksi mendapatkan bantuan. Lebih jelasnya silakan tanyakan kepada dinas yang terkait mas,” tutup Reza.

Sementara Despardi, selaku lurah kelurahan Bandar Ratu, mengatakan, kemukiman masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut di karenakan terkendala dengan data seperti nomor nik KTP atau KK, maupun masalah lain seperti masih adanya pinjaman masyarakat tersebut di salah satu Bank, atau memang orang tersebut di nilai tidak termasuk berhak menerima bantuan, dikarenakan ekonominya masih cukup baik dibandingkan terhadap orang – orang yang sudah menerima bantuan selama ini, katanya.

Sementara hak jawab pihak pemerintah darah Mukomuko  hingga berita ini di terbitkan, belum diperoleh.

Editor : Redaksi.

 

Baca Juga

Usai Di Buka Bupati,  Satgas TMMD Ke-112 Kodim 0408 BS – Kaur Kebut Pembukaan Badan Jalan

Laporan : Tasman. P Jum’at, 17 September 2021 Kilas Bengkulu, Kaur  – Usai Bupati kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *