Heru : Sudah Getar Getir Lawan KOLOM KOSONG Paslon Tunggal Bupati BU, Proyek Uang Rakyat Dijadikan Isu Bantuan

Laporan : Edi Yanto

Sabtu, 21 November 2020

Kilas Bengkulu, Utara – Menjelang pencoblosan pilkada Bupati – Wakil Bupati Bengkulu Utara, yang di ikuti Paslon tunggal melawan KOLOM KOSONG. Berbagai strategi dilakukan pihak Paslon tunggal, akibat kurang ada lagi kepercayaan warga masyarakat terhadap kepemimpinan paket Paslon ini untuk melanjutkan pemerintahan kabupaten Bengkulu Utara yang kedua kalinya.

Kurang adanya kepercayaan warga terhadap kepemipinan Paslon tunggal untuk melanjutkan pemerintahan dapat di lihat dari berbagai lapisan masyarakat Bengkulu Utara, secara sukarela mendeklarasikan menjadi bagian relawan KOLOM KOSONG untuk membuat sejarah baru demokrasi politik daerah ini, memenangkan KOLOM KOSONG pada hari pencoblosan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Maraknya perlawanan masyarakat secara sukarela untuk dikukuhkan menjadi relawan, dalam mensosialisasikan KOLOM KOSONG, membuat paslon tunggal atau petahana, menjadi getar getir. Hal ini dapat dilihat dari berbagai strategi khusus yang di lakukan Paslon “MARI” diantaranya, selama menjabat di nilai kurang aktif mengikuti kegiatan masyarakat. Kini disaat ingin mencalonkan diri kembali, terlihat mulai aktif mendatangi undangan acara pesta warga. Bahkan pembagunan yang mengunakan anggara pemerintah daerah (APBD/ APBN) diduga di jadikan isukan proyek bantuan Paslon.

Salahsatu yang diduga di isukan paslon tunggal menjadi proyek bantuannya, pelaksanaan peningkatan jalan dan kegiatan persiapan pembukaan badan jalan di wilayah kilometer lima (KM 5) Alas Bangun kecamatan Pinang Raya. Padahal proyek tersebut menggunakan uang rakyat (APBD), dari dinas PUPR Bengkulu Utara, sengaja tidak di pasangkan papan merek kegiatannya hingga hari ini, oleh pihak kontraktor Tampa adanya pengawasan dari dinas setempat.

Heru Aryanto, salahsatu  relawan KOLOM KOSONG didalam wilayah kecamatan Pinang Raya melalui WhatsApp, menjelaskan terhadap media ini, sudah memantau secara langsung kegiatan tersebut. Bahkan membenarkan pekerjaan peningkatan jalan yang sedang dilakukan itu tampak adanya papan merek proyek, serta di isukan ke masyarakat bahwa bantuan Paslon tunggal yang di kerjakan CV.Pancar emas sakti. Tapi relawan KOKO sudah memberikan informasi ke warga, jangan mau dibodoh-bodohi pihak-pihak yang mencari keuntungan dan kesempatan di saat pilkada ini.

“Saya datang secara langsung ke lokasi proyek. Ternyata papan merek proyek nya, sama sekali tidak ada. Menurut warga di sekitar kawasan proyek bahwa perkerjaan ini di isukan bantuan paslon tunggal. Tapi sudah kita luruskan ke warga jangan sampai di manfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari kesempatan demi keuntungan pribadi atau tim dalam pelaksanaan menjelang pencoblosan pilkada Bupati tanggal 9 Desember 2020, tinggal beberapa hari lagi ini,” tutup Heru Aryanto, Kecamatan Pinang Raya.

Sementara Hingga berita ini diterbitkan Kadis PUPR Bengkulu Utara, Heru Susanto, ST belum bisa dimintai keterangan hak jawabnya, sementara Paslon tunggal masih cuti mengikuti pilkada melawan KOLOM KOSONG.

Editor : Redaksi

 

Baca Juga

Gunung Selan Contoh Kecil Jika KOLOM KOSONG Menang, Tidak Perlu Janji Politik Realisasikan Pembagunan Daerah

Laporan : Edi Yanto Jum’at, 27 November 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Terkait pilkada Bupati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *