Roger: Statement Oknum Kades Bengkulu Utara, Bisa Di Laporkan Ke APH Pencemaran Nama baik

Laporan : Edi Yanto

Kamis, 15 Oktober 2020

Kilas Bengkulu, Utara – Terkait adanya kritikan-kritikan pedas di media online, yang di sampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Batu Layang, Kecamatan Hulu Palik, Iskandar Zulkarnain, yang menuduh oknum anggota DPRD dapil III Bengkulu Utara, himbas dari Dampak usulan infrastruktur jalan poros di desanya sepanjang 2 kilo meter lebih itu, dicoret dari daftar prioritas pembagunan daerah, tidak menutup kemungkinan akan berbuntut panjang. Hal ini di sampaikan anggota Dewan BU, Roger SE melalui via telepon sekitar pukul 17.15 WIB, (15/10/2020).

“Penjelasan oknum kades, yang menyatakan anggota DPRD Bengkulu Utara, dapil III Asal Bunyi alias Asbun saat musrembangcam tahun 2018, Jelas pihak kami tidak dapat menerima, khususnya saya (Roger red), tidak terima atas statement oknum kades Batu Layang tersebut. Kenapa nama lembaga, dan nama saya disangkut pautkan terkait pembangunan jalan tersebut. Perlu diketahui oleh oknum kades desa Batu Layang, saya ini dilantik menjadi anggota dewan di tahun 2019 pada bulan September. Saat acara musrembangcam 2018 itu, saya tidak ada, kapasitas dan wewenang untuk mencoret atau bicara masalah musrembangcam apa lagi, saya tidak pernah merasa hadir musrembangcam di tahun 2018 itu,” ujar Roger yang di fitnah oleh kades Batu Layang.

Lanjut Roger, jika tidak salah dirinya pernah menghadiri undangan musrembangcam pada  tahun 2020. Selaku anggota Dewan Bengkulu Utara, di dapil III, Tentu sudah berjuang semaksimal mungkin, apa yang diusulkan didalam musrembangcam terkhususnya dari dapil III. Oleh karena itu tidak mungkin diri saya atau pihak kami anggota yang telah di percayakan masyarakat untuk mencoret usulan berbagai pihak. Semua pembagunan di daerah ini tergantung dari pihak eksekutif (pemkab Bengkulu Utara) yang menentukan prioritas pembangunan itu sendiri. Oknum kades Batu Layang tanyakan dulu secara langsung ke Bupati atau anak buahnya mengapa jalan tersebut tidak termasuk pioritas pembagunan tahun ini. Jangan mengeluarkan Statement terhadap media jika tidak ada data atau dasar yang kuat.

“Kita sudah berjuang di lembaga Dewan, semua usulan apakah masuk pada  pioritas pembagunan anggaran berjalan atau tidak tergantung pihak pemkab Bengkulu Utara. Sekarang bagaimana bisa berjuang kalo kredibilitas angota dewan di kerdilkan seperti yang di lakukan oknum kades Batu Layang ini, yang tidak mengerti bagaimana perjuangan kami di lembaga DPR, Kadangkala pihak eksekutif beralasan anggara pembagunan masih minim dan terbatas, oleh karena itu berbagai usulan masyarat tertunda. Harapan saya terhadap kades – kades yang lainya jangan Asal berstatement seperti di lontarkan oknum kades Batu Layang. Sebaliknya, bisa mendukung serta mensuport perjuangan saya bersama teman-teman untuk bisa berjuang lebih banyak lagi dalam mempertahan setiap usulan masyarat ke pihak Esekutif, sebagai pengelola anggaran,” ujar Roger,

Lebih lanjut Roger, mengatakan, apa bila yang dikatakan oleh oknum kades Batu Layang terkait usulan infrastruktur jalan poros untuk desanya sepanjang 2 kilo lebih yang dicoret begitu saja oleh dewan terhormat sangat disayangkan.

“Loh kok dewan yang di salahkan belum terlaksananya pembangunan jalan di desa Batu Layang, yang mengelola anggaran itu pihak Eksekutif. Sementara eksekutif (Pemkab BU) saja sepengetahuan saya belum mengusulkan pembangunan terkait infrastruktur jalan yang dimaksud oknum kades Batu Layang tersebut. Jika sampai beberapa hari kedepan oknum kades tersebut tidak meminta maaf dan meralat statement yang disampaikannya ke publik tersebut. Maka pihak kami tidak menutup kemungkinan akan menempuh kejalur hukum, pencemaran nama baik, lembaga maupun pribadi,” tutup Roger, SE.

Editor : Redaksi

Baca Juga

Tokoh Masyarakat : Pilkada BU KOLOM KOSONG Tidak Terbendung, Relawan Kembali Minta Dikukuhkan

Laporan : Edi Yanto  Senin, 26 Oktober 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Selain pengurus PDIP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *