Jangan Tertipu Royalitas Lawan KOLOM KOSONG Saat Ini, Pengurus PDIP Bengkulu Utara Dukung Penuh Koko

Laporan : Edi Yanto

Senen, 5 Oktober 2020

Kilas Bengkulu, Utara – Sebelum adanya seleksi Pemilihan pasangan calon Bupati – Wakil Bupati. Ada isu bahwa Ketua DPC PDIP Bengkulu Utara, akan merombak semua pengurus mulai dari struktur DPC BU itu sendiri, hingga ketingkat pengurus Pimpinan Anak Cabang kecamatan, Tampa mengunakan prosedural sistem partai.

Banyak kalangan senior – senior pengurus partai PDIP, akan di singkirkan Mian, dari pengurus dalam wilayah Bengkulu Utara. Namun hingga hari ini, Surat Keputusan (SK)  Pengurus Syah, PAC partai PDIP Bengkulu Utara, Belum di cabut pihak DPD dan DPP. Artinya kami secara tidak langsung masih Syah sebagai pengurus partai.

Diduga Karena memiliki jabatan dan UANG, Ir.Mian selaku Bupati dan ketua DPC PDIP Bengkulu Utara, Kala itu, Memaksakan kehendak untuk mengantikan pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP, di tingkat kecamatan se-Bengkulu Utara, Tampa menggunakan prosedural yang benar, untuk merekomendasikan orang – orangnya, demi politik terselubung. Masalah ini berimbas terhadap dukungan pasangan tunggal petahana yang Akan Berhadapan dengan KOLOM KOSONG pilkada 9 Desember 2020, ini.

Pengurus Senior PDIP BU, Syaprianto Daud dan ketua PAC PDIP Kecamatan Lais (Toni Red) Menjelaskan, struktur PAC PDIP yang ada saat ini, sudah amburadul tidak jelas lagi. Akibat itu la Tim kemenangan calon Petahana amburadul dan tidak bersatu lagi untuk memenangkan Petahana (Mian-Arie).

“Bukti sangking Pelit (kisit) dan tidak percaya dengan pihak lain, lihat saja pada susunan pengurus Tim Kampanye dan Tim penghubung Calon. Ketua tim yang terdaftar di KPU saja satu partai dengan paslon, apa salahnya di rekomendasikan dari partai Golkar atau partai Gerindra yang ikut di dalam kualisi partai Pengusung Calon,” katanya.

Lanjut keduanya, Calon jangan memerlukan orang ketika ingin jabatan atau kekuasaan saja, begitu dapat kekuasaan atau jabatan, orang – orang tersebut di tinggalkan, serta mencari orang-orang baru sebagai korban berikutnya.

“Kami meyakini beberapa pihak pengurus atau personil partai Pengusung yang ada di pihak calon Petahana saat ini tidak sepenuhnya mendukung Calon Petahana tersebut. Termasuk Beberapa pihak pengurus partai PDIP yang ada di Bengkulu Utara, sudah jelas – jelas tidak mendukung lagi calon petahana (Mian-Arie).

Tim partai kita (PDIP BU Red) sudah pecah. terakhir kita bersatu memenangkan anak bupati Mian untuk menduduki kursi di DPRD Provinsi. Pilkada serentak 9 Desember tahun 2020 ini,  kita bersama – sama mencoba mendukung penuh Tim relawan Demokrasi KOLOM KOSONG. Untuk menyadari masyarakat pemilih yang memiliki hak pilih agar tidak Golput maka secara bersama – kita sosialisasi ke lapangan. Bahkan kita juga berharap kepada masyarakat jangan terpengaruh dengan Royalitas pasangan Calon saat ini, baik itu di acara pesta maupun keramaian lainnya, menjelang pilkada ini, sebab ada tujuan untuk kepentingan pribadi pasangan Calon itu sendiri. Jika peduli dengan masyarakat mengapa tidak dari awal menjabat. Jangan pada saat ingin menjabat kembali, berpura-pura peduli dan royal menghadiri  berbagai acara masyarakat. Kemana dan di mana selama ini,” tutupnya

Editor : Redaksi

 

Baca Juga

Tokoh Masyarakat : Pilkada BU KOLOM KOSONG Tidak Terbendung, Relawan Kembali Minta Dikukuhkan

Laporan : Edi Yanto  Senin, 26 Oktober 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Selain pengurus PDIP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *