Ketua JPKP: Gubernur Rohidin Gagal Membagun Provinsi Bengkulu, Ini Saran Untuk Penggantinya

Laporan : Edi Yanto

Senen, 7 September 2020

Kilas Bengkulu Utara – Lembaga perkumpulan masyarakat yang berkerjasama dengan kantor staf Presiden Republik Indonesia melalui surat konfirmasi kerjasama No. B-097/KSP/D.1 /04/2016 dengan pokok kerjasama, pemantauan tindak lanjut aspirasi dan pengaduan masyarakat dalam mengelola dan pengendalian program prioritas nasional dengan lingkungan kerjasama sosialisasi program fasilitas penyampaian pengaduan masyarakat dan daerah, serta pemantauan tindak lanjut laporan masyarakat dan perkembangan realisasi program pemerintah. Ketua Dewan pimpinan daerah  (DPD) pendampingan kebijakan dan pembagunan (JPKP) Bengkulu Utara, menilai Gubernur Rohidin Mersyah gagal memimpin provinsi Bengkulu.

Jaringan pendampingan kebijakan dan pembagunan (JPKP), relawan terstruktur sebagai mata telinga dan perpanjang tangan  presiden RI, di daerah Bengkulu Utara, Menilai Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, gagal dalam memimpin, baik di bidang perekonomian dan pembagunan.

“Jujur sebagai pengurus organisasi JPKP Bengkulu Utara, kami menilai Rohidin Mersyah, selaku gubernur provinsi Bengkulu, gagal dalam memimpin. Khusus infrastruktur jalan provinsi yang ada di kabupaten Bengkulu Utara, salah satunya Jalan lintas di Kecamatan Lubuk Durian – kecamatan Hulu Palik ,” ungkap, Iwan Alex Sadikin Manik ketua JPKP melalui WhatsApp.

Lanjutnya, masyarakat meminta kepada pemerintah provinsi supaya   membangun jalan tersebut sebelum pelaksanaan pilkada secara serentak secara menyeluruh untuk kelancaran masyarakat dalam bertransportasi

“Sesuai dengan fakta di lapangan, banyak Ling jalan provinsi yang sudah rusak dan berlubang, tidak layak lagi di lalui oleh kendaraan pribadi dan umum, contohnya di Simpang desa Ketenong, Desa Padang Bendar, Desa Taba Padang R, Desa Batu Raja Kol, Desa Batu Raja R, Desa Batu Roto, Desa Pematang Balam, Bengkulu Utara,” yang di sampaikan warga ke JPKP Bekerja tanpa pamrih saat turun ke lapangan.

Kerusakan jalan provinsi di wilayah Bengkulu Utara, akibat kurang adanya perhatian penguasa atau gubernur Rohidin Mersyah terhadap pioritas pembagunan infrastruktur jalan provinsi, adalah penyebab utama, terjadinya kerusakan yang sangat parah di ruas di berbagai desa tersebut.

“Sistem pembagunan tampal sulam kurang efektif, untuk jalan provinsi, terkecuali jalan gang-gang rumah – rumah warga. Maka di harapkan siapapun pengganti Gubernur Kedepan ini, ada strategi khusus dalam membangun daerah, misalnya jika jabatan Gubernur tersebut selama 5 tahun, untuk tahun pertama pembagunan pariwisata seperti pantai panjang agar bisa jadi pariwisata yang setara tingkat dunia/ Nasional paling tidak setara dengan pantai di Bali, sehingga ada ketertarikan khusus pihak luar, atau wisatawan yang ingin datang ke provinsi Bengkulu. Tahun kedua memperbaiki jalan – jalan provinsi di 5 kabupaten, tahun ke tiga hal yang sama, pada tahun ke 4 khusus pertanian, tahun ke lima perikanan dan nelayan, sehingga dalam kurun lima tahun menjabat, benar – benar terlihat hasil yang di Bagun dan di perbuat oleh gubernur tersebut,” tutup Iwan Alex Sadikin Manik, selaku ketua JPKP BU.

Sementara Gubernur Rohidin Mersyah, belum diperoleh hak jawabnya, di hubungi melalui WhatsApp, tidak aktif, hingga berita ini di naikkan hak jawabnya belum dapat kami tulis.

Editor : Redaksi

Baca Juga

Eka Septo: Kuasa Hukum Lawan KOLOM KOSONG Anak Baru Melek Hukum Pilkada, Masyarat Tidak Perlu Takut

Laporan : Edi Yanto Sabtu, 26 September 2020 Kilas Benkulu, Utara – Pernyataan kuasa hukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *