Kades Desa Batu Raja Kol, Bantah Menganiaya Wartawan Wilayah Bengkulu Utara

Laporan: Edi Yanto

Senen, 6 Juli 2020
.
Kilas Bengkulu Utara – Hebohnya pemberitaan penganiayaan Wartawan online di wilayah kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, dibantah Kades Desa Batu Raja Kol Kecamatan Hulu Palik, hal ini disampaikannya pada Minggu malam di kediamannya sekitar pukul 19.00. WIB, (5/7/2020).

“Tidak benar saya melakukan penganiayaan terhadap Wartawan pada hari Jum’at tanggal (3/7/2020) kemaren itu. Kronologis kejadian yang sebenarnya, wartawan atas nama Ucen tersebut sudah dua kali mendatangi saya.
Untuk konfirmasi terkait proyek tahun 2019, Sementara pekerjaan itu sudah kami minta pihak inspektorat melakukan pengecekan. Maka saya jawab saja no coment,” jelas Suwondo.

Lanjut Suwondo, wartawan atas nama Ucen tersebut, tiba, saat ia sedang bekerja memindah dan merapikan tumpukan batu yang ada di depan rumah nya. Wartawan (Ucen red) dari kejahuan langsung memanggil pak kades kesini, saya Engan mendatanginya. Begitu sampai di samping rumah, wartawan tersebut langsung memvideokan saya, dan bertanya hal yang sama terkait proyek 2019, saya jawab no Coment, ia langsung berjalan mundur. Saat itu la ia tersandung kelihatan nya mau jatuh, Maka saya berniat membantu menarik tangannya Jangan ia sampai jatuh, entah mengapa saudara Ucen tersebut berteriak memintak tolong, padahal sedikitpun tidak ada penganiayaan apalagi memukulnya.

“Jika hari itu terjadi keributan tentu tidak seperti itu kejadiannya, karena di depan rumah saya ada adik ipar, dan keluarga saya yang lainnya, tidak mungkin orang – orang tersebut membiarkan kejadian tersebut. Kemungkinan masalah ini kelihatannya memang sudah di rekayasa dari awal, Seolah – oleh saya melakukan penganiayaan Padahal hal itu tidak mungkin saya lakukan,” jelas kades.

Terkait Masalah kejadian hari Jum’at itu, sudah di laporkan ke aparat penegak hukum (Polsek Kerkap) kita tunggu saja, sejauh¬† mana prosesnya nanti. Yang jelas Demi Allah saya tidak melakukan penganiayaan. Makanya sampai saat ini saya Engan untuk Coment pemberitaan yang ada, biarkan waktu yang menjawab kebenaranya. Siapa yang tidak kenal Yusi Hasan alias Ucen di wilayah lubuk durian ini, mana mungkin saya berani melakukan penganiayaan,” tutup Suwondo.

Editor : Redaksi

Baca Juga

Komisi 3 DPRD BU: Oknum Kepala Dinas Era Bupati Ir.H. Mian Apakah Bodoh Atau Pura – Pura Bodoh

Laporan: Edi Yanto Rabu, 5 Agustus 2020 Kilas Bengkulu Utara – Surat balasan Dinas Kominfo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *