Laporan : Edi Yanto
Kamis, 18 Juni 2020
Kilas Bengkulu Utara – Oknum Kepala Dinas Komunikasi dan Informantika (KOMINFO) Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Sasman SP, sudah 2 hari tidak masuk kantor, sejak tanggal 17 – 18/6/2020, informasinya pulang kampung. Diduga kepergian Sasman, SP tidak sedang Cuti/kegiatan Dinas. Artinya pejabat yang satu ini sudah korupsi tanggung jawabnya selaku kepala Dinas Kominfo Bengkulu Utara.
“Bapak hari ini tidak masuk kantor, Beliau pulang kampung. Informasi nya ada urusan keluarga. Bapak Sasman Balik ke daerah Bengkulu Selatan. Dio tidak cuti namun izin ada urusan keluarga di dusunnya” jelas stannya.
Terkait dana anggaran publikasi Rp. Rp.1.600. 000.000. Di dinas Kominfo, Sementara anggaran publikasi di dinas instansi lain juga di atur oleh pihak dinas Kominfo era Sasman, SP, belum terjawab secara jelas.
Sementara dana untuk menyebar luaskan informasi pembagunan daerah sebesar Rp. 1.500.000.000, di duga ladang korupsi, kolusi dan nepotisme KKN oleh oknum tertentu.
Pada tahun 2020 per media onlen di berikan 3 kali liputan selama satu tahun. satu kali tayang di bayar Rp. 1.000.000 total Rp.3.000.000. itupun pihak media di atur atau di tentukan untuk meliput kegiatan dinas instansi lain, yang diduga menggunakan anggaran publikasi dinas setempat, sementara dana Publikasi yang ada di Dinas Kominfo Pimpinan Sasman,SP, belum diketahui data pasti jumlah pembagiannya per media.
Disamping miliaran dana publikasi ada juga dana program pengembangan komunikasi informasi dan media masa sebesar Rp. 72.500.000. media mana yang dikembangkan tersebut menjadi pertanyaan yang besar. Apakah pihak Dinas Kominfo sekedar mengembangkan informasi yang ada di dinas Kominfo yang tidak memiliki izin tayang dan perusahaan serta surat Menkumham, seperti media online yang ada saat ini.
Diketahui ada juga dana program pengembangan komunikasi informasi dan media masa Rp.429.000.000, Dana Program oktimalisasi pemanfaatan teknologi informasi Rp. 259. 500.000, Dana Program pengembangan data/informasi Rp. 40. 000.000, Dana program penyelengaraan, pengelolaan dan pengamanan persandiaan Rp.70. 000.000.
Sebelumnya melalui WhatsApp, Sasman, SP, selaku kepala dinas Kominfo mengatakan, tidak benar mengatur anggaran pihak dinas lain. Dinas kominfo hanya mengkoordinir dana publikasi Dinas – dinas lain.
Editor : Redaksi