Karena Sinyal handphon Tiga Desa Nyaris Bentrok Damai Di Polsek Kaur Selatan

Laporan : Tasman

Selasa, 26 Mie 2020

Kilas Bengkulu Kaur – Pemuda tiga desa di wilayah kecamatan tetap kabupaten kaur Provinsi Bengkulu, nyaris bentrok atau ribut, akibat tidak adanya sinyal handphonnya, kejadian ini terjadi beberapa hari lalu. Kronologis kejadian Berawal dari perkara sinyal seluler, di Desa Tanjung Dalam di perkirakan sinyal handphon cukup bagus. Sedangkan di desa Tanjung Agung dan Desa Babat kurag bagus, sehingga beberapa pemuda ke dua desa tersebut datang ke desa Desa Tanjung, untuk mengaktifkan sinyal handphonnya.

Salah satu pemuda dari Desa Babat dan Desa Tanjung Agung, ketika memainkan handphonnya, tidak sengaja Berteriak yang sangat keras di tegah malam, Mendengar suara yang keras, pemuda dari Desa Tanjung Dalam mendatangi lokasi, menegur para pemuda tersebut karena telah mengganggu aktivitas istirahat warga. Tidak terima ditegur pemuda Tanjung Agung dan pemuda babat tidak dapat mengendalikan emosi nya sehingga terjadi selisih paham, ungkap salah satu warga Desa Tanjung Dalam, yang tidak mau namanya ditulis.

Agar tidak terjadi keributan secara meluas dan saling dendam, maka pada Hari Selasa (26/5), pihak Polsek Kaur Selatan bertindak cepat untuk mencarikan solusi dan mendamaikan ke tiga pemuda dari desa Tanjung Agung, Desa Babat dan Desa Tanjung Dalam tersebut. Perdamaian dilaksanakan di mapolsek Kaur Selatan, di hadiri sekitar 40 0rang pemuda dari ketiga Desa, disaksikan masing – masing orang tuanya .

“Kepala desa Ke tiga desa, yaitu Desa Tanjung Dalam, Desa Babat Dan Desa Tanjung Agung, beserta para pemuda masing – masing desa sepakat menyelesaikan perselisihan itu secara damai dan secara kekeluargaan. Berjanji tidak akan mengulangi keributan. Saling memaafkan dan tidak saling Dendam, Bahkan ke tiga kepala desa, juga sepakat untuk saling menjaga dan mengingatkan pemuda remaja di desa nya masing masing,” jelas Kapolsek Kaur Selatan IPTU Surya R Purnama, SH.MH

Lanjut Kapolsek, diharapkan para kades selalu memberikan nasehat Kepada pemuda di desa nya masing – masing, agar jangan mudah terpancing Emosi dalam menghadapai berbagai masalah, Apalagi  keributan  yang menimbulkan  Perpecahan antara Desa dengan desa lainnya. Disamping itu peran orang tua masing –  masing anak lebih penting lagi untuk memantau dan memberikan bimbingan kepada anak nya masing masing.

“Mari kita introspeksi diri, jangan sampai mencorengkan kesepakatan dan perdamaian hari ini, anggap saja masalah ini pembelajaran, untuk bisa membawa suasana yang lebih baik, damai, aman di daerah kita kedepan nya. mari kita bergandeng tangan untuk memajukan daerah ini, baik di bidang pembagunan, ekonomi naupun yang lainya untuk kemajuan kabupaten kaur terkhusus provinsi bengkulu dan indonesia,” tutup IPTU Surya R Purnama.

Editor: Redaksi

Baca Juga

Tinggalkan Rumah, Warga Rejang Lebong Melapor Kehilangan Moto Dan Ipad, Ini Himbauan Kabid Humas Polda Bengkulu

Laporan : Meni Azizah Jum’at, 18 September 2020 Kilas Bengkulu, Rejang Lebong – Warga Kelurahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *