Minta Maaf, Puskesmas Sebelat Kembalikan 100% Dana Pasien BPJS Yang Di Tolak, DPRD BU Era Sonti Belum Bersikap

Laporan : Edi Yanto

Jum’at 27 Maret 2020

Kilas Bengkulu Utara – Terkait masalah kesehatan warga Masyarakat Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, yang Menggunakan kartu BPJS, ditolak pihak pihak Puskesmas Sebelat Kecamatan Putri Hijau. Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Bengkulu Utara, Era Sonti Bakara, SH, hingga kini belum memberikan keterangan dan komentar. Sementara Lingk pemberitaan telah di kirim melalui WhatsApp pribadinya pada hari Rabu (26/3/2020).

Diketahui yang menduduki Ketua DPRD BU, saat ini adalah Sonti Bakara SH, pada pemilu serentak lalu,  dari dapil IV pemilihan daerah tersebut. Sudah sepatutnya lembaga DPRD BU membela Kepentingan masyarakat yang kurang mampu, seperti di alami Rika Marta kartu BPJS kesehatan bantuan pemerintah untuk keluarganya di tolak pihak oknum puskesmas Sebelat pasca melahirkan beberapa waktu lalau, sehingga menggunakan jalur Umum, Itu pun bukti pembayarannya setelah berobat hingga kini tidak mau di berikan pihak puskesmas.

Baca Juga : https://kilasbengkulu.com/2020/03/26/puskesmas-di-bu-tolak-pasien-bpjs-kesehatan-bantuan-pemerintah-lsm-gerap-berharap-bupati-bertindak/

Baca Juga : https://kilasbengkulu.com/2020/03/26/sabar-ding-wou-di-bu-kepala-puskesmas-tidak-mengetahui-persoalan-kantornya-terkait-pasien-bpjs-di-tolak/

Sonti Bakara SH, selaku Ketua DPRD BU, hingga kini belum memberikan keterangan, atau jumpa pers terkait masalah tersebut apakah pihak puskesmas akan di panggil atau tidak. Bahkan saat dikirim Ling pemberitaan tersebut seolah – olah mengisaratkan tutup mata, dengan membalas tiga buah gambar seperti ini, 🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀. Atau memang Lembaga DPRD BU peka terhadap informasi. Sehingga berita ini di terbitkan belum di ketahui apa yang di lakukan lembaga DPRD BU, era Pimpinan Sonti Bakara,SH, untuk mencari solusi sikap pihak puskesmas Sebelat pimpinan Edi, yang di duga tidak mengetahui permasalahan kantornya sendiri, pasca penolakan kartu BPJS Kesehatan warga masyarakat daerah ini. Bisa jadi kepala Puskesmas Sebelat Jarang masuk kantor serta memantau Kegiatan lingkungan tempat bekerjanya.

Sementara pihak puskesmas Sebelat Kecamatan Putri Hijau telah memangil Rika Marta beserta keluarganya, mengakui kesalan dan meminta maaf, hal ini di lakukan pihak puskesmas pada hari Jum’at 27 Maret 2020, kata Marison Suami Rika Marta.

“Tadi pagi sekitar pukul 09.00, WIB, kami di panggil pihak puskesmas Sebelat kecamatan Putri Hijau. Hasilnya, pihak puskesmas minta maaf dan mengakui kesalahannya, bahwa itu kesalah pahaman saja, atau salah komunimasi kata mereka. Semua biaya yang telah dibayar akibat pasien menggunakan jalur umum waktu itu di kembalikan 100% oleh pihak Puskesmas Sebelat. Atas nama Puskesmas Sebelat mereka minta maaf kepada keluarga kami. Kami pun memberikan maaf,” tutup Marison

Editor : Redaksi

Baca Juga

Covid-19, Era Sunarno Kades Taba Rena Kabupaten Benteng Salurkan 78 KK BLT Dari Dana Desa

Laporan : Anel Yadi Sabtu, 30 Mei 2020 Kilas Bengkulu Tengah– Pemerintah Desa Taba Rena Kecamatan Pagar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *