Perlu Perhatian Bupati Mian Arsyla Jantung Bocor Belum dirujuk Ke Jakarta, Ini Penyebabnya

Laporan: Edi Yanto

Sabtu, 18 Januari 2020

Kilas Bengkulu Utara -Pasangan Erix Victori dan Dwi Maryanti sejak 10 bulan, buah hatinya bernama Arsyla yang sedang mengalami sakit
jantung bocor tidak pernah dibawakan berobat, lantaran BPJS mandiri yang biasa digunakan nya menunggak. Pada akhirnya Arsyla di bantu salahsatu wartawan online yang engan namanya ditulis untuk mengaktifkan BPJS PBI yang dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, hingga bisa berobat kembali.

Setelah beberapa kali melakukan pengobatan di Rumah Sakit Tiara Sella kota Bengkulu, mengunakan BPJS PBI, pihak rumah sakit mengatakan anaknya harus dirujuk ke rumah sakit yang ada dijakarta. Berbagai cara ditempuh keluarga untuk kesembuhan Arsyla, Apa daya semua upaya terbentur keterbatasan ekonomi (Biaya). Padahal untuk menangani sakit seperti yang dialami Arsyla, dibutuhkan biaya tidak ringan.

“Saya serahkan gimana baiknya untuk anak saya karena waktunya sudah  singkat, berdasarkan rujukan pihak rumah sakit Tiara Sella pada tanggal 11 Februari 2020 ini, batas akhir di bawak ke Jakarta, mau tidak mau kami harus punya keputusan, jika tidak ada dana kemungkinan  kami batalkan rujukan ke jakarta tersebut,”  ungkap Dwi Maryanti Ibu Arsyla  (18/1/2020).

Lanjut Maryanti, Sebelumnya kami sempat bertanya terhadap dokter apakah Arsyla masih bisa di obati di rumah sakit Tiara Sella meski tiap bulan  harus bolak balik dari desa Bukit Makmur Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara, Ke kota Bengkulu kemungkinan kami masih sanggup. Namun Jawaban dokter pada waktu itu anak saya harus dirujuk ke Jakarta.

“Kata dokter harus di rujuk ke jakarta, menurut dokter anak saya masih bisa di sembuhkan, bahkan dokter menyarankan jangan menunggu terlalu lama, jangan sampai penyakitnya bertambah Parah baru bertindak, bukankah harapan kita kita semua bahwa anak ibu bisa cepat sembuh, bahkan Menerut dokter di rumah sakit Jakarta tersebut alatnya sudah lengkap serta mendapat perawatan yang lebih maksimal,”  jelas Maryanti.

Saat ini saya beserta suami
sudah pasrah, kalau memang ada rezeki dan jalan serta petunjuk dari Tuhan membawa Arsyla anak saya berobat ke jakarta, tentu akan kami lanjutkan. Jika ada para Darmawan dan pihak pemerintah daerah, maupun bapak bupati secara pribadi ingin membatu alhamdulillah, jika tidak ngak apa – apa. Kami akan terus mencoba berjuang, yang jelas begini la keadaan ekonomi, gubuk, Keluarga kami sebenarnya. Bagaimana mau berharap banyak untuk biaya transportasi, makan minum selama pengobatan anak kami di Jakarta, bisa makan hari ini saja kami sudah bersyukur, ungkap Maryati seolah sudah pasrah dengan penyakit yang di derita anaknya.

Sementara Kepala Desa Bukit Makmur, Hartono, S.Pd mengharapkan ada uluran tangan dari para dermawan untuk meringankan beban warganya yang saat ini, keterangan dokter menderita penyakit jantung bocor, untuk mendapatkan penangan medis secara maksimal di salahsatu rumah sakit yang ada jakarta.

“Bagi para dermawan yang sudi mengulurkan tangan dapat mengirimkan langsung ke kediaman Arsyila di RT/RW. 22/04 Desa Bukit Makmur, Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kontak person Dwi Maryanti (Ibu Arsyila) di 0822 6183 8474, atau dapat mengirimkan langsung ke rekening Ibu Dwi Maryanti Bank BNI 0826375223,” tutup Kades

Editor: Redaksi

Baca Juga

Polsek Kaur Selatan Era Iptu Surya, Susana Covid – 19 Berbagi Terhadap Warga Tidak Mampu

Laporan : Tasman Kamis, 9 April 2020 Kilas Bengkulu Kaur – Melalui Polres Kabupaten Kaur, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *