INI BENTUK KEPEDULIAN BUPATI GUSRIL PAUZI TERHADAP PENDIDIKAN KAUR MELALUI ZAKAT

Laporan: Tasman.P

Rabu, 27 November 2019

Kilas Bengkulu Kaur – Bupati Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, Gusril Pausi, kembali menyalurkan zakat, Zakat, Infaq dan Shadakah (ZIS) serta bantuan untuk pendidikan tahun 2019, di Masjid Alfurqon Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal, yang didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)  Kabupaten Kaur, H.Wahyu Dasi, pada hari Rabu (27 /11/2019).

Zakat diberikan kepada 20 orang Siswa atau siswi SDIT Darul Ulum, 20 orang siswa/ siswi SMPN 20 Kaur, 20 orang siswa/siswi SMPN 5 Kaur, 10 orang siswa MTSN3 Kaur, 20 orang siswa/siswi SMPN19 Kaur dan 20 orang siswa/siswi SMPN 16 Kaur .

Zakat atau Bantuan yang diberikan sebanyak 110 siswa/siswi  yang berada di Kecamatan Maje dan Nasal di Kaur tersebut adalah siswa/siswi yang tergolong fakir miskin. Zakat atau Bantuan berupa uang tunai, masing – masing siswa/siswi menerima sebesar Rp. 300.000,- , sehingga total bantuan yang disalurkan sebesar Rp. 33.000.000,-.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, sangat bangga dan bahagia karena bisa bertemu dan berjumpa secara langsung dengan anak – anak hari ini. Pesannya agar siswa – siswi bisa menjauhi perbuatan yang bisa merugikan diri sendiri maupun perbuatan yang merugikan orang lain.

“Jujur saya sangat bangga dan bahagia bisa bertemu dan berjumpa secara langsung dengan anak – anak ku sekalian hari ini. Saya berpesan agar kiranya bantuan ini digunakan untuk membeli barang – barang keperluam untuk sekolah, sehingga bisa merimgankan beban orang tua kalian.  Saya juga berharap agar anak – anak ku sekalian sukses semua, maka dari itu hindari perbuatan tak terpuji seperti ngelem, ngomix, ugal – ugalan, Narkoba dan lain sebagainya karena perbuatan tersebut sangat tidak bermanfaat, rajin – rajin la belajar mencapai cita – cita kalian masing – masing, sebab kalian lah bakal cikal bakal meneruskan perjuangan pembanggunan kaur kedepannya,” jelas Bupati.

Sementara Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaur, H. Wahyu Dasi, mengatakan, ini salah satu contoh pemimpin yang dekat dengan masyarakat, serta patut kita tiru, karena semakin banyak masyarakat yang sadar untuk membayar zakat, maka akan semakin banyak masyarakat di daerah kita terbantukan, mengingat zakat yang terkumpul tersebut akan di distribusikan kepada masyarakat – masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kaur.

“Semakin banyak kesadaran masyarakat kita membayar zakat, semakin banyak pula masyarakat kita terbantu. Alhamdulillah, sebanyak 440 siswa-Siswi di sluruh SMPN sederajat di kaur menerima bantuan ini dan besok adalah hari terakhir penyaluran Zakat oleh Baznas yakni di Kecamatan Kaur selatan dan Kecamatan Tetap, dimana pada hari – hari sebelumnya penyerahan di berbagai kecamatan telah dilaksanakan”. Ujar Wahyu

Lanjut Wahyu Dasi, juga merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaur tersebut, bahwa besok hari Kamis (28/11/2019)  di Kecamatan Kaur selatan dan kecamatan Tetap akan diserahkana bantuan yang sama, ke lima (5) sekolah Menengah Pertama (SMP)  dengan total 90 orang Siswa/siswi.

Salah satu Siswi SMPN 19 Kaur, Berterimakasih atas
kepedulian Bupati, terhadap siswa/siswi di daerah ini.

“Saya salah satu penerima bantuan mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada bapak bupati yang sangat merakyat serta peduli terhadap kami, dan berkenan bertemu secara langsung terhadap kami, padahal kami bukanlah siapa – siapa, ini salah satu kehormatan dan kebangaan bagi kami. Bantuan yang di berikan sangat membantu untuk belanja keperluan sekolah kami. Semoga pak Bupati sehat dan sukses selalu” ujarnya dengan rasa bangga dan haru.

Berdasarkan pantauan kilasbengkulu.com, dalam acara tersebut, turut hadir Kabag Kesra Pemkab Kaur, Kabag humas, Wakil Ketua Baznas,  Camat kecamatan Nasal, Kepala Desa Suku Tiga dan Takmir Masjid Al – Furqon.

Edotor: Redaksi

Baca Juga

Demi Kebutuhan Warga Kaur Bupati Gusril Bersama Manajemen PT. Telekomsel Survey Lokasi Pembagunan Tower Di Kecaman Tetap

Laporan: Tasman.P Jum’at, 25 September 2020 Kilas Bengkulu, Kaur – Warga masyarakat di kecamatan tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *