ERA BUPATI MIAN MASYARAKAT BENGKULU UTARA GEGER ADA DUGAAN PENIPUAN TABIB PENGOBATAN GRATIS

Laporan: Edi Yanto

Selasa, 26 November 2019

Kilas Bengkulu Utara – Pada masa era Bupati Ir.H.Mian, kalangan masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara, digegerkan dengan adanya dugaan Penipuan Oleh oknum yang mengaku tabib, bisa melakukan pengobatan berbagai penyakit, di alami masyarakat saat ini. Hingga kini belum diketahui Entah dari mana beberapa oknum yang mengaku tabib tersebut masuk di wilayah Bengkulu Utara. Berkedok Pengobatan alternatif Gratis, diduga telah terjadi  penipuan terhadap beberapa masyarakat di wilayah Bengkulu Utara, hal ini disampaikan Tulus Triyono terhadap media Online kilasbengkulu.com, melalui WhatsApp pribadinya pada hari selasa (26/11/2019).

Sebanyak 7 orang mengaku tabib mengunakan mobil dengan nomor polisi F 1197 GZ, Awalnya membuka tempat pengobatan di Desa marga sakti unit 1 Kecamatan Padang Jaya. Modus cara Pelaku menjalankan aksinya, dengan cara menarik para korban, seolah – olah melakukan pengobatan secara Gratis. Setelah para korban sudah dikelabui para pelaku menggunakan trik meminta sejumlah  uang untuk menebus obat. Kata Lulus Triyono,Sp.

“Orang Tua saya atas nama Suparjono ikut menjadi korban penipuan sejumlah orang yang mengaku tabib, dengan modus pengobatan gratis. Masalah ini sudah saya laporkan ke aparak penegak hukum, polsek padang jaya. Kerugian orang tua saya sebesar Rp. 2. 000, 000-, lebih. Setelah orang tua saya menyetorkan sejumlah uang ke 7 orang mengaku tabib tersebut berpindah ke Desa lain untuk melakukan aksinya,”  Kata Lulus

Lanjut Lulus, cara modus
penipuan sejumlah orang yang menggaku tabib, bisa melakukan pengobatan tersebut dengan meminta sejumlah uang sebesar Rp. 1800.000,- untuk menebus obat sedangkan Rp. 350.000 menebus obat minyak digunakan untuk mandi para pasien. Berdasarkan penemuan saat rombongan tabib itu kabur ada obat pewarna makana yang diberikan terhadap korbannya

“Bapak saya mengalami kerugian dua juta lebih. Setelah berobat dan menebus obat dari orang yang mengaku tabib tersebut, orang tua saya bukannya sembuh, malah penyakitnya semakin parah. Saat memakai obat yang di belikan dari orang ngaku tabib itu, malah badan bapak saya panas – panas. Saya menduga pihak tabib tersebut melakukan penipuan terhadap sejumlah orang – orang yang ada di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara,”.

Diduga Obat Pewarna Makanan Yang Diberikan Terhadap Masyarakat

Kata Lulus lagi, Pengakuan para korban terhadapnya, pihak tabib tersebut ada yang melakukan pelecehan, dengan modus untuk mendapatkan keturunan para korban di obat dengan cara, tangan sang tabib di masukan ke lubang kemaluan korban. Ada juga tangan tabib dimasukkan ke dalam lobang Anus korban. Namun pihak korban belum ada yang berani melaporkan ke aparat penegak hukum. Kemungkinan karena korban masih malu untuk melaporkan.

“Diduga kejadian penipuan ini sudah banyak menjadi korban.  Saya berharap bagi masyarakat yang sudah menjadi korban penipuan, yang dilakukan pelaku mengaku tabib pengobatan tradisional tersebut, tidak malu – malu dan takut untuk malapor ke aparat penegak hukum. Kejadian ini, juga agar bisa menjadi pengalaman bagi masyarakat Provinsi Bengkulu khususnya masyarakat Bengkulu Utara Kecamatan Padang Jaya dan sekitarnya,” tutup Tulus Triyono, SP.

Editor: Redaksi

Baca Juga

Pleno KPUD Kaur, Paslon Bupati-Wakil Bupati Resmi Mendapat Nomor Urut, Berikut Hasilnya

Laporan : Tasman.P Kamis 24 September 2020 Kilas Bengkulu, Kaur – Pleno Komisi Pemilihan Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *