INSENTIF 70% MASUK REKENING PRIBADI Ir.H. MIAN, BELUM ADA USULAN BENTUK PANSUS DARI ANGGOTA DEWAN

Laporan : Edi Yanto

Kamis, 21 November 2019

Kilas Bengkulu Utara – Dua Kader pengurus DPC PDIP, yang menduduki Jabatan strategis. Bupati di jabat Ir.H.Mian selaku ketua DPC PDIP sedangkan Ketua DPRD BU diduduki Sonti Bakara SH selaku sekretaris DPC PDIP. Semula diduga menjadi kendala untuk pembentukan pansus, terkait pembagian insentif  70% masuk rekening Pribadi Ir.H.Mian. Berdasarkan keterangan ketua DPRD BU, Sonti Bakara SH, tidak menjadi masalah jika sudah sesuai aturan dan mekanisme yang ada.

Baca Juga: https://kilasbengkulu.com/2019/11/01/bupati-mian-emosi-dikonfirmasi-ada-dugaan-aliran-dana-ke-rekening-pribadi/

Baca Juga: https://kilasbengkulu.com/2019/11/18/era-sonti-bakara-diduga-dewan-bu-tidak-punya-nyali-ada-peluang-pembentukan-pansus/

Tidak ada ceritanya Anggota Dewan periode 2019 – 2024, tidak punya nyali untuk membentuk pansus, jika aturan dan mekanismenya sudah sesuai prosedur bisa saja dilakakukan pansus. Apa lagi untuk meloby dan menghambat, jika anggota Dewan ingin membentuk Pansus terkait berbagai informasi yang berkembang saat ini, terutama masalah pembagian Insentif Pajak yang masuk ke rekening Pribadi Bupati Ir H.Mian sebesar 70% dan Wakil Bupati 30%, diduga sudah terjadi berulang – ulang kali tersebut, tampa memberikan insentif kepada pihak petugas atau pemungut lainnya. Kata Sonti Bakara,SH,  di ruang tunggu tampa mempersilakan pihak media kilasbengkulu.com, memasuki ruang kerjanya pada rabu (20/11/2019).

“Tidak ada urusan, jika anggota Dewan ingin membentu Pansus, apa lagi ada kaitan pak Mian selaku Ketua DPC PDIP dan Saya Sekjen DPC PDIP. Tentu Pembentukan pansus itu ada mekanisme dan aturannya. Hingga kini tidak ada selembar dan sepucuk surat, di atas meja saya,  apa lagi usulan dari aggota dewan untuk membentuk Pansus, bahkan saya belum mendengar adanya salah satu anggota dewan ingin bentuk pansus, termasuk rencana pembentukan pansus,” kata Ketua DPRD BU Sonti Bakara.

Lanjut Sonti Bakara, tolong jangan disangkutkan era – era saya menyangkut masalah pak Bupati, Karena saya ingin membenahi lembaga dewan ini.

“Jangan di kait – kaitkan saya, dengan era – era masalah Didepan itu dinda, edi tukan adik ambo jugo, mari kita sama – sama membenahi lembaga ini, berikan saya kepercayaan nanti saya buktikan ginerja saya,” tutup Sonti Bakara.

Sementara Wakil Ketua I DPRD BU Juhaili, menuturkan terhadap Media Online Kilasbengkulu.com, peluang pembentukan pansus cukup besar, namun saat ini anggota dewan lagi sibuk hearing bersama OPD – OPD yang ada dalam pembahasan anggaran APBD  tahun 2020.

“Peluang Pembentukan pansus Dewan Cukup besar, namun saat ini anggota Dewan masih sibuk dan Fokus hering bersama OPD – OPD, membahas anggaran APBD Tahun 2020. Kita lihat pada akhir tahun atau awal tahun 2020, masalah insentif pajak ke rekening pribadi kepala daerah itu bisa kapan saja untuk kita baha. Secara politik pihak kita juga memantau sejauh mana perkembangannya”, Kata Juhaili.

Editor: Redaksi

Baca Juga

Syaprianto Daud: KOLOM KOSONG Menang Begini Bupatinya, Kuasa Hukum Caltung Jangan Takuti Pemilih Bengkulu Utara

Laporan : Edi Yanto Minggu,27 September 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Sebagai warga masyarakat kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *