DINAS PUPR TERIMA BENTUK KEHADIRAN MASYARAKAT DUKUNG PEMBANGUNAN BENGKULU UTARA

Laporan : Edi Yanto

Jum’at, 26 Juli 2019

Kilas, Bengkulu Utara – Era kepemimpinan Heru Susanto, ST, Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, kedatangan Pemilik tiga lahan yang terkena dampak perbaikan, akses infrastruktur Jalan Desa Urai Kecamatan Ketahun, Lintas Barat (Jalinbar) Bengkulu – Sumbar. Ketiga pemilik lahan didampingi Plt Camat Batik Nau dan Camat Ketahun serta 4 Kepala Desa, Yaitu, Pjs Kades Urai, Kades Air Lakok, Kades Selolong dan Kades Serangai, pada hari Kamis (24/07/2019).

Kerusakan Jalan Lintas Barat yang putus tersebut disebabkan abrasi laut beberapa waktu lalu, di rencanakan kembali dibangun oleh Kementerian PUPR pada tahun 2019 ini, namun pembangunan jalan baru tersebut saat ini terkendala dengan hibah lahan milik 3 masyarakat wilayah setempat.

Bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan akses jalan utama perekonomian Kabupaten Bengkulu Utara ini, ke 3 pemilik lahan sengaja mendatangi Dinas PUPR Bengkulu Utara, pimpinan Heru Susanto, ST untuk memberikan lahan secara sukarela sesuai dengan kebutuhan pembangunan dengan lebar 12 meter dan panjang 170 meter.

Hibah untuk pembangunan jalan tersebut dengan syarat bahwa pihak Pemkab Bengkulu Utara membantu menerbitkan 2 sertifikat, yakni, sertifikat tanah hibah atas nama Pemda dan sertifikat yang satu lagi atas nama pemilik lahan yang memberikan hibah, disesuaikan dengan ukuran baru diukur oleh pihak Badan Pertanahan Nasional, serta pembiayaan pembuatan sertifikat ini ditanggung oleh Pemkab Bengkulu Utara.

Kepaka Dinas PUPR BU Heru Susanto,  Membenarkan masyarakat tanahnya terkena dampak pembangunan Jalan Desa Urai Ketahun mendatangi kantornya, itu berkat kerja sama dan komunikasi pihaknya terhadap pemilik lahan selama ini.

“Alhamdulillah masyarakat Tananya bakal terkena dampak pembangunan Jalan Desa Urai kemaren kamis (25/7) sudah mendatangi kantor kita. Semua yang disepakati akan kita bicarakan untuk tahap – tahap berikutnya. Kedatangan masyarakat adalah bentuk dukungan masyarakat daerah ini terhadap pembangunan infrastruktur yang gencar – gencar dilakukan pihak pemkab BU, demi kemajuan pembangunan dan percepatan ekonomi daerah ini kedepannya,” tutup Heru.

Editor : Redaksi

Baca Juga

Ini Fakta Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Desa Kebun Lebar Era Tahudin

Laporn : Anel Yadi Kamis 13 Juni 2024 Kilas, Bengkulu Tengah – Program ketahanan pangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *