DI DUGA IKUT CAMPUR INI HAK JAWAB OKNUM KPU BU, TERKAIT KADES DITAHAN PIHAK POLISI

Laporan : Edi Yanto

Kamis, 11 Juli 2019

Kilas, Bengkulu Utara – Diketahui Sebelumnya, Bejo merupakan salah satu anggota KPU Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, dikatakan pihak korban (Suwarno red), yang sempat dipukul oleh oknum Kades Desa Sumber Rejo Mulyono, mendatangi pihaknya selaku korban mengatakan Kalau kasus ini tetap dilanjutkan, maka pihak korban akan menghabiskan uang, entah apa maksud (Bejo red) tersebut. Bejo memberikan hak jawab setelah beritanya viral di naikkan oleh Media online kilasbengkulu.com.

Pegakuan Bejo, benar pernah menemui pihak korban itupun sebelum korban melaporkan kasus tersebut ke polisi, yang saya temui korban dan mertuanya secara langsung di Desa Gunung Besar.

“Benar saya pernah menemui korban dan mertua korban secara langsung di Desa Gunung Besar, itupun bersama tersangka oknum Kades Desa Sumber Rejo, dan saat itu korban (Suwarno red), membuat kopi kami, bahkan pak Kades saat itu sudah minta maaf. Makanya saya sarankan agar masalah tersebut dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana,” kata Bejo melalui WhatsApp.

Baca Juga : https://kilasbengkulu.com/2019/07/10/diduga-oknum-kpu-ikut-campur-mapolres-bu-bertindak-cepat-oknum-kades-pukul-warga-ditahan/

Lanjut Bejo, Aku sebagai warga negara Indonesia  dan bagian warga Desa Sumber Rejo yang kenal baik dengan kedua belah pihak, hanya punya iktikad baik untuk saling mendamaikan ke duanya, karena mereka saling bertetangga, tidak ada kaitannya dengan uang, apa lagi ingin mengeluarkan kades dari tahanan polisi.

“Saya tidak pernah mengatakan masalah uang, apa lagi pernah mengatakan kalau mau mengeluarkan kades dari tahanan polisi. Masalah ini sudah ditangani aparat penegak hukum, untuk itu biarlah semua proses hukum berjalan. Namun alangkah baiknya kalau bisa masalah ini di selesaikan secara kekeluargaan,” jelas Bejo

Bahkan Bejo berulang – ulang kali juga mengatakan tidak usah bawak – bawak KPU BU, karena tida ada kaitannya persoalan ini dengan KPU, ini soal hidup bermasyarakat, sebab ia juga warga  Desa Sumber Rejo bigitu ditanya apakah mas Bejo bukan sala satu Anggota KPU BU, ia kelihatanya engan menjawab secara jelas.

“Saya bersama kades menemui korban, karena merasa bagian masyarakat Desa Sumber Rejo pak, Berupaya untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan kekeluargaan. Aku bersilaturahmi secara baik – baik, memberikan saran supaya masalah pemukulan kades dengan kursi yang dianggap saya kecil tersebut jangan di besar – besarkan, karena kita sebagai tetangga hidup bermasyarakat pasti bakal saling membutuhkan, kedatangan saya kerumah korban tidak ada kaitannya selaku anggota KPU,” ungkap Bejo yang diketahui media online kilasbengkulu.com, ia juga merupakan salah satu anggota KPU Kabupaten Bengkulu Utara saat ini.

Pernyataan Suwarno selaku
korban dan keluarganya, terhadap awak media Kilasbengkulu.com, (10/7/2019) berbeda dengan pengakuan dari Bejo. Namun setidak – tidaknya Bejo yang tidak terkait dalam masalah ini pernah menemui korban bersama oknum kades, membuktikan adanya campur tangannya (Bejo red) dalam masalah ini.

Editor: Redaksi

Baca Juga

Ini Fakta Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Desa Kebun Lebar Era Tahudin

Laporn : Anel Yadi Kamis 13 Juni 2024 Kilas, Bengkulu Tengah – Program ketahanan pangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *