Target Tahun 2020 Bupati BS Kunker Ke BU Jadikan Tempat Belajar Replanting Sawit

Laporan : Erwan Mursidi

Kamis, 23 Mei 2019

Kilas, Bengkulu SelatanUsai kunjungan kerja ke kabupaten Bengkulu Utara masih dalam wilayah Provinsi Bengkulu pada hari Rabu (22/5)2019), dalam rangka studi banding program replanting sawit yang dianggap sudah mulai sukses dilaksanakan. Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, akan berusaha mencoba untuk memprogramkan di Bengkulu Selatan kedepannya.

Kunjungan kerja orang nomor satu di Bengkulu Selatan (22/5) ini didampingi Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Sukarni Dunip SIP. Kedatangan Bupati Bengkulu Selatan disambut baik Bupati Bengkulu Utara Ir.H. Mian, katanya

Dikatakan Gusnan, kunjungan kerja dalam rangka mensukseskan program penanaman kembali (replanting) kelapa sawit yang akan implementasikan di Bengkulu Selatan dalam waktu dekat ini.

“Kita sudah belajar dan melihat metode – metode replanting sawit hal ini dapat kita terapkan di Bengkulu Selatan. Maka dari itu saya ingin melihat langsung dan belajar setiap tahapan prosesnya di bengkulu utara yang lebih dulu melaksanakan program tersebut,” jelasnya.

Menurut Gusnan, Bengkulu Selatan memiliki potensi hingga 7 ribu hektare lahan sawit untuk program replanting ini. Pemerintah BS menargetkan peremajaan pohon kelapa sawit yang sudah berusia 25 tahun ke atas atau kelapa sawit yang masih berusia 2 tahun atau 7 tahun ke atas tetapi bibit yang ditanam adalah bibit asalan dan tingkat produksinya rendah. 

Dimana salah satu kawasan yakni di Perkebunan Inti Rakyat (PIR) di Kecamatan Pino Raya tanaman kelapa sawitnya sudah layak untuk di replanting. Dan sejumlah wilayah lainnya. Estimasinya di Bengkulu Selatan ini mencapai 7 ribu hektare,” ungkap Gusnan.

Gusnan mengaku program tersebut rencananya akan direalisasikan pada tahun 2020 mendatang. Saat ini pihaknya mempersiapkan sejumlah administrasi yang harus untuk melaksanakan program replanting tersebut.

“Sekarang kita persiapan dulu mulai dari kontrak, sosialisasi, verifikasi kelompok, menyiapkan calon petani dan calon lokasi (CPCL) sehingga target tersebut dapat segera direalisasi,” pungkas Gusnan.

Diketahui program replanting kelapa sawit ini adalah program Kementeraian Pertanian RI melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) yang akan memberikan bantuan dana berupa uang tunai untuk per hektar lahan yang dimiliki kelompok dengan jumlah bantuan masing – masing Rp. 25 juta per hektare. (Adv)

Editor : Redaksi

Baca Juga

Kerja Keras Sekretariat Dan Lembaga DPRD BU, Sebagai Pelopor JDIH Di Provinsi Bengkulu Menuai Penghargaan

Laporan : Edi Yanto Rabu, 20 Januari 2021 Kilas Bengkulu, Utara – Kerja keras sekretariat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *