Oknum Kades Kecamatan Lais Diduga Terlibat Pencurian Buah Sawit PT. PDU Libatkan Oknum Perusahaan

Laporan : Rozi, HR

Minggu 19 Mei  2019

Kilas, Bengkulu UtaraSanternya pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di PT. Purnawira Dharma Upaya (PT. PDU), Kabupaten Bengkulu Utara Kecamatan Batik Nau Provinsi Bengkulu, merupakan sudah suatu tindakan kriminal.

Pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di PT. PDU sepertinya sudah menjadi sasaran bagi para pelaku kriminal, sehingga para pelaku yang di tangkap atau di tahan oleh aparat penegak hukum, itu hanya bagian dari para pelaku kejahatan pencurian, diperusahaan tersebut, bahkan kuat dugaan oknum kades juga terlibat dalam mencari keuntungan dan penghasilan yang lebih besar secara tidak halal melibatkan orang lain.

Berdasarkan investigasi Kilasbengkulu.com, kuat Dugaan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di PT. PDU, tidak akan ada hentinya bahkan akan menambah deretan korban terhadap masyarakat kecil demi tuntutan kehidupan ekonomi pada saat itu, sementara pelaku yang lainnya di duga sudah menjadi sindikat pencurian Tandan Buah Segar (TBS), melibatkan Oknum Kades yang bekerjasama melalui oknum orang dalam petinggi perusahaan PT. PDU itu sendiri.

Pengakuan oknum kades, suaranya sempat direkam oleh awak media kilasbengkulu.com diwilayah Kecamatan Lais, memang sudah banyak laporan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di PT. PDU tersebut telah ditangani pihak penegak hukum.

“Iya memang sudah banyak yang menjadi terlapor pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di PT. PDU, tapi kalau saya tidak seperti mereka. Polisi silahkan aja ada di sana, saya di sebelah sini dan sebaliknya dia disini saya di sana, artinyakan kita aman dan tidak pernah bertemu dengan aparat penegak hukum, dalam bereaksi, ungkap Oknum kades yang berinisial NP, “.

Lanjut oknum kades, pagi – Pagi saya pesan nasi bungkus untuk anak buah saya kelapangan PT.PDU.

“Pagi – Pagi saya pesan nasi bungkus, lalu printahkan anak buah saya kelapangan untuk ngumpulkan tandan – tandan buah segar (TBS) sawit PT. PDU, setelah di jual menghasilkan uang yang mencapai Rp. 300 Juta, baru saya mengatakan dengan oknum petinggi perusahaan PT. PDU  tersebut yang berinisial JN,” tutup Oknum kades kepada awak media kilas Bengkulu di kediamannya Sabtu 18 Mei 2019″

Ironis jika benar pengakuan oknum kades tersebut, sejauh manakah tindakan penegak hukum, menindak lanjuti dugaan pencurian di PT. PDU yang sudah banyak memakan korban, sedangkan cukong – cukong terlibat pencurian seperti pengakuan oknum kades, yang melibatkan oknum petingi Perusahan aman – aman saja.

Editor : Redaksi

Baca Juga

Masyarakat Berasal Dari Desa Paslon Tunggal, Dukung Kemenangan KOLOM KOSONG Pilkada Bengkulu Utara

Laporan : Edi Yanto Sabtu, 24 Oktober 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Kali ini masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *