Laporan : Erwan Mursidi
Selasa, 5 Maret 2019
Kilas, Bengkulu Selatan – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto MM berharap para peserta ujian tidak terlalu forsir diri untuk belajar. Harus istirahat yang cukup. Malam menjelang UN jangan belajar sampai larut malam.
“Sebagai orang tua, kami juga turut merasakan apa yang dirasakan anak-anak kita. Ada pengharapan mendapat hasil terbaik, tetapi juga mungkin terbersit kekhawatiran hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang diinginkan,” ujar Susmanto.
Susmanto berharap para orangtua membangun suasana yang tenang, suasana yang nyaman untuk anak – anak saat belajar di rumah.
“Saya harap kita sebagai orang tua murid menghindari hal – hal yang bisa mengganggu ketenangan persiapan anak – anak dalam menghadapi UN tahun 2019 ini,” pesan Susmanto.
Untuk para pelajar khususnya peserta UN, Susmanto berharapp agar tidak tegang menghadapi UN yang kini tidak lagi menentukan kelulusan. Tidak perlu khawatir dan berlebihan dalam menjalani UN, namun manfaatkan tantangan ini secara sungguh – sungguh sebagai kesempatan bercermin tentang apa yang sudah diraih dan apa yang perlu dilakukan ke depannya.
“Usahakan tidur malam selama 8 jam. Pastikan asupan makanan sehat dan bergizi. Jangan lakukan hal yang sebelumnya tidak biasanya dilakukan. Ini untuk menghindari terjadinya hal – hal baru yang berisiko mengganggu persiapan ujian nanti,” katanya lagi.
Sementara Kabid Dikdas Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, Syopian Ansori S.Pd, peserta UN tingkat SD dan SMP sederajat di Bengkulu Selatan sebanyak 6.398 siswa. Rinciannya peserta UN SMP sederajat sebanyak 3.202 siswa yakni pelajar SMP 2.881 siswa dan MTS sebanyak 322 siswa.
Kemudian murid kelas 6 SD sederajat sebanyak 3.196 orang, dengan rincian 2.963 murid SD dan 233 murid Madrasyah Ibtida’yah. Pelaksanaan UN kelas 6 SD dan kelas 9 SMP sederajat mulai 22 April.
“Ujian nasional SD sederajat masih secara manual yakni menggunakan lembar jawaban komputer. Sedangkan SMP, dari 38 SMP sederajat di Bengkulu Selatan ada 13 SMP yakni SMPN 1, 2, 3,4,5,6,7,8,9, 11, 13, 18 dan SMPN 22 Bengkulu Selatan. Dari 13 SMP tersebut ada 2 SMP yang UN numpang di sekolah lain. Untuk UNBK ada 13 sekolah yang siap. Saya harap tahun berikutnya sekolah lain juga menggelar UNBK,” tutup Syopian Ansori.
Editor : Redaksi