Bupati Bengkulu Selatan Tidak Kenal Lelah Bekerja Demi Pembangunan Daerah, Ini Bentuknya

Laporan : Erwan Mursidi

Rabu, 13 Februari 2019

Kilas, Bengkulu SelatanPelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, kelihatannya tidak kenal Lelah dan waktu dalam Bekerja Demi pembangunan Ekonomi Daerahnya, hal ini dapat kita lihat, saat ia (Gusnan red), kembali mengundang dan mengajak berdialog para pedagang Pasar Tradisional Ampera Manna, pada malam hari, terkait penertiban dan relokasi salah satu pasar terbesar di Bengkulu Selatan itu.

Bahkan Puluhan pedagang Pasar Ampera Manna itu diundang datang ke rumah dinas Wakil Bupati Bengkulu Selatan di Jalan Raya Padang, pada Selasa (12/2/2019) malam.

Menurut Gusnan, membangun fasilitas publik semacam pasar tidak bisa dengan paksaan, apalagi tempat tersebut menjadi sandaran ekonomi banyak warga. Gusnan menegaskan dibutuhkan kesepakatan bersama agar ke depan tempat tersebut semakin nyaman bagi semuanya, baik bagi pedagang maupun bagi masyarakat yang menjadi pembeli itu sendiri.

“Kali ketiga kami gelar pertemuan dengan pedagang di Pasar Ampera Manna. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dari apa yang direncanakan sebelumnya. Yakni untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan bagi para pedagang atau pembeli di pasar tersebut,” ujar Gusnan.

Undangan dialog tersebut direspons antusias oleh para pedagang. Pembahasan demi pembahasan terkait penertiban pasar disampaikan pria yang akrab disapa Gundul itu. Para pedagang pun mendengarkan dengan seksama konsep dari penertiban dan relokasi pasar yang di paparkan bupati.

Satu per satu dari mereka menyampaikan pendapatnya. Pada intinya para pedagang setuju Pasar Tradisional Ampera Manna, direhabilitasi, namun dengan tetap memperhatikan sejumlah syarat yang di ajukan para pedagang itu sendiri.

“Kedepan diharapkan Pasar Tradisional Ampera Manna, menjadi pusat dagang bagi Kabupaten Seluma, Kaur dan Provinsi tetangga. Namun, untuk mewujudkan hal itu harus ada kesepahaman antara pemerintah daerah dengan para pedagang di Pasar Tradisional Ampera,” ungkap Gusnan.

Lanjut plt bupati Gusnan, kesimpulan dari pertemuan malam itu, pihaknya akan lakukan pemerataan dan pembersihan pasar. Berikutnya setelah diadakannya segmentasi atau pengelompokan pedagang dengan jenis dagangannya. Kemudian akan dibentuk koperasi pedagang.

“Apa yang saya lakukan mulai dari penertiban dan relokasi pasar ini semata – mata untuk kemajuan masyarakat Bengkulu Selatan itu sendiri. Tidak ada yang lain, saya hanya minta suport dan kerjasama semua pihak, demi keindahan dan kemajuan Kabupaten Bengkulu Selatan,” tutup Gusnan Selaku Plt Bupati Bengkulu Selatan (Manna).

Editor : Redaksi

Baca Juga

Pilkada Bengkulu Utara KOLOM KOSONG Menggema Di Lais, Menjadi Solusi Tepat Pilihan Masyarakat

Laporan : Edi Yanto Kamis, 22 Oktober 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Ratusan relawawan tim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *