Mapolres BU, Himbau Masyarakat Antisipasi Kejahatan, Menjelang Natal dan Tahun Baru

Laporan: Edi Yanto

Jum’at, 21 Desember 2018

Kilas Bengkulu Utara – Mapolres Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu memprediksi kejahatan jalanan dan premanisme akan meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Sebagaimana kita ketahui bahwa sebahagian besar masyarakat Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengan adalah petani dan berkebun, Sehingga dengan anjloknya harga sawit dan karet dipasaran akan menimbulkan masalah baru ditengah-tengah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. akibat desakan ekonomi untuk mencukupi kebutuhan hidup tersebut  memicu terjadinya peningkatan kejahatan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.

Menjelang Natal dan tahun baru tidak jauh berbeda dengan menjelang puasa dan Lebaran Idul Fitri, pastinya kebutuhan masyarakat juga meningkat oleh karena itu pada saat ingin memenuhi kebutuhannya para pelaku kejahatan melancarkan aksinya dengan melakukan tindak pidana karena tidak mau berusaha seperti orang lain bekerja keras untuk mendapatkan uang tetapi malah melakukan tindak pidana untuk mendapatkan uang dengan cepat tanpa fikir apa akibatnya, jelas Kapolres BU, AKBP Ariefald, melalui kasat Reskim AKP Jufri SIK.

“Kejahatan yang diprediksi meningkat selama menjelang Natal dan Tahun Baru diantaranya pencurian dengan kekerasan (curas) seperti penjambretan, hipnotis, penipuan baik secara langsung maupun tidak langsung melalaui SMS perampokan dan pembiusan serta pencurian dengan pemberatan (curat) dengan sasaran rumah kosong dan warga yg tidak waspada. Guna mengantisipasi kejahatan tersebut, Polres Bengkulu Utara melaksanakan Giat KKMS (Kegiata kepolisian multi sasaran) dengan cara meningkatkan Patroli dan razia kendaraan, hotel, tempat hiburan dan kendaraan, disamping itu peran masyarakat dalam membantu menjaga keamanan sangat penting, jika ada hal – hal yang mencurigakan, secepatnya dilaporkan dengan aprat keamana”, kata AKP.Jufri .

Lanjut AKP. Jufri, Saat ini Polres Bengkulu Utara telah memetakan sejumlah titik rawan kejahatan premanisme dan kejahatan jalanan (street crime). Aksi kejahatan jalanan dan premanisme,  biasanya terjadi di pusat-pusat keramaian dan pemukiman penduduk.

“Kejahatan yang harus diwaspadai masyarakat diantaranya, pencurian rumah kosong yang sedang di tinggalkan pemiliknya, perampokan atau Perampasan Nasabah setelah pengambilan Uang di Bank, Toko Emas, Hipnotis atau Pembiusan serta copet. Mudah-mudahan tahun ini tindak pidana kejahatan menjelang Natal, Tahun Baru dan Pemilu di daerah ini, tidak terjadi lagi seperti tahun-tahun sebelumnya krn kita semua telah waspada dan mengantisipasinya dari awal. Yg perlu di ingat adalah bahwa kejahatan itu terjadi bukan hanya karena niat pelaku tetapi karena adanya kesempatan yg diberikan oleh korban itu sendiri, maka diharapkan masyarakat selalu waspada, dan secepatnya melaporkan jika ada yang mencurigakan, sebelum terjadinya yang tidak kita inginkan”, tutup AKP. Jufri.

Baca Juga

Diduga Ambisi Berkuasa Kembali Lawan KOLOM KOSONG, Mian – Arie Tunjuk Kuasa Hukum Kemenangan

Laporan : Edi Yanto Sabtu, 26 September 2020 Kilas Bengkulu, Utara – Mulai hari ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *