Pelaku Buang Anak Kandung Di Putri Hijau, Ini Pengakuannya

Kilas Bengkulu Utara Peristiwa diketemukannya Bayi perempuan yang masih dililit tali pusar yang sempat menggegerkan warga Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu minggu malam (1/4) lalu hari ini pelakunya digelandang ke Polres Bengkulu Utara guna diminta keterangannya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melaui kasat reskrim AKP M Jufri, S.Ik kepada awak media rabu siang (4/4) menjelaskan kronologis sang ibu kandung yang membuang bayinya tersebut.

Baca Juga  : 

Warga Desa Kota Bani Geger Temukan Bayi Di Duga Sengaja Dibuang

Orang Tua Pembuang Bayi di Putri Hijau telah Terungkap

“ Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku (RS), pada saat pelaku mengalami pecah ketuban dan rasa takut terhadap ibunya yang tidak lagi merestui hubungan dengan suaminya yang saat itu sedang pisah ranjang, korban mencari suaminya namun tidak berhasil menemukannya, kemudian kembali lagi kerumah dan tak lama setelah itu bayi berjenis kelamin perempuan tersebut lahir dengan sekali tangisan dan langsung diletakkan dibawah jendela rumah, ” jelas kasat

Ditambahkan kasat, setelah itu pelaku sengaja mebuat ayam dikandang yang terletak dibelakang rumah pelaku menjadi gaduh sontak saja ibu pelaku lari kebelakang menyangka ayam miliknya dicuri orang dan melihat ada bayi yang masih dililit tali pusar berada tepat dibawah jendela rumah dan berteriak disusul kedatangan warga sekitar tempat tinggal pelaku.

“ Berkat kegigihan polisi bekerjasama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, akhir nya pemilik bayi tersebut dapat diungkap, saat ini pelaku kita bawa ke RSUD Arga Makmur guna menjalani perawatan mengingat kondisinya masih sangat lemah pasca persalinan, ” tutup Jufri

PENULIS  : MUKHLIS EFFENDI

Baca Juga

Rumah Warga Sumber Sari Kota Arga Makmur Hangus Terbakar Malam ini

Laporan : Aryon Suswanto Kamis, 29 Oktober 2020 Kilas Bengkulu, Utara –  Peristiwa kebakaran yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *