5 Pelaku Pencuri Sarang Walet Asal Lampung Dan Muko Muko, Dibekuk Polisi

Kilas Bengkulu Utara Team Opsional Satreskrim Polres Bengkulu Utara Selasa (20/3) sekitar pukul 23:30 WB Berhasil meringkus 5 orang kawanan spesialis pencuri sarang walet yang sedang menjalankan aksinya di Desa Gunung Selan Kecamatan Kota arga Makmur. Dua diantaranya ditangkap di Kota Bengkulu dan Kecamatan Ketahun.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara.SH. S.Ik MM Melalui kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara AKP M Jufri S.Ik menjelaskan, Menurut pengakuan sementara ke 5 pelaku telah melakukan pencurian sarang burung walet di 5 TKP di wilayah Bengkulu Utara, di Kecamatan Arga Makmur,  Kecamatan Batik Nau dan 3 TKP lainnya di wilayah Kecamatan Putri Hijau.

Alat bukti yang dapat diamankan berupa 1 ikat tali tambang warna biru dengan panjang 3,6 M, 7 buah stik unduh yang terbuat dari pipa paralon yg dibalut lakban hitam, 1 buah kaca spion, 1 buah botol plastik coca cola 1.5 liter,  2 buah semprotan burung berwarna kuning, 1 buah tang berwarna biru hitam, 3 buah mata gergaji besi, 1 set alat pembuka gembok berupa kunci T sebagai gagangnya dan 3 buah bermata kunci L yang sudah dipipihkan, 10 buah lempengan bekas gergaji besi yang sudah dimodifikasi, 3 buah senter biasa, 1 buah tang berwarna hijau kuning, 1 buah senter kepala, 1 buah kunci baut berbentuk segitiga, 2 buah kunci 7L yang sudah dimodifikasi, 1buah gunting, serta 3 buah scrup besi,

Untuk sementara atas perbuatan nya ini, pelaku dapat dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4e dan ke 5e KUHP Sub pasal 363 jo 53 KUHP. Dari 5 TKP tersebut diperkirakan mereka telah berhasil meraup ratusan juta rupiah, sebab saat ini harga sarang walet sedang bagus,” Jelas Kasat

Adapun indentitas Kelima pelaku pencuri sarang walet tersebut, tiga diantaranya berasal dari Provinsi Lampung, antara lain, BY (37) asal Metro Utara, kemudian IM (34) dari Metro pusat, dan HS (31) berasal dari Lampung Tengah. Sementara 2 pelaku lainnya yakni Pe alias Ir (29) dan Po (43) berasal dari Ipuh, kabupaten Mukomuko.

Kronologis kejadian ketika Imron yang merupakan Rektor Universitas Ratu Samban (UNRAS) dan Mantan Bupati Bengkulu Utara ini melihat ada orang berdiri dipinggir jalan, saat senter di arahkan ke orang tersebut, pelaku kabur ke kebun kelapa sawit. Kemudian dia mengarahkan senter ke arah gedung sarang walet, ternyata ada 3 orang yang tengah melakukan aksinya untuk mengambil sarang walet yang belum sempat dipanen itu. Kemudian Imron menyuruh Suhada mukmin (27) yang juga tinggal dikediamannya untuk menghubungi Polisi dan melapor atas kejadian tersebut.

PENULIS  : MUKHLIS EFFENDI

Baca Juga

Menghadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ini Penjelasan Unsur Pimpinan DPRD Bengkulu Selatan

Laporan : Edwar Mursidi  Kamis, 1 Oktober 2020 Kilas Benngkulu, Selatan – Unsur pimpinan DPRD …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *