Beasiswa Belum Tuntas, Mahasiswa Unras Gelar Aksi di Kantor Bupati

Kilas Bengkulu Utara – Belum tuntasnya berkaitan Dana Angaran Biasiswa UNRAS, yang sudah di sah kan oleh DPRD dari pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, maka hari ini senen (19/2) puluhan mahasiswa datangi Pemda.

Yoki Ramada selaku Ketua BEM, Bersama mahasiswa menilai pemerintah daerah tutup mata, dan tidak ingin menyelesaikan masalah ini dengan baik, seolah membiarkan polemik ini berkepanjangan.

“kami selaku mahasiswa mengangap pemerintahan kabupaten Bengkulu Utara pimpinan Bupati Ir. Mian, sudah tidak layak lagi menjadi panutan selaku kepala daerah, kalau hanya masalah seperti ini saja tidak mampu untuk dapat di selesaikan,” jelas Yokhi.

Kedatangan mahasiswa UNRAS ke kantor Bupati menuntut pihak pemda dapat menjelaskan sejelas-jelasnya polemik beasiswa mahasiswa Unras, yang tidak di berikan, terhadap Mahasiswa yang berhak untuk menerima Dana tersebut.

“Tidak jelasnya dalam pencairan dan penyaluran Dana beasiswa UNRAS maka Pihak Mahasiswa Akan melakukan upaya Hukum, apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti, oleh pihak pemerintah daerah,” katanya.

Sebelumnya pihak kami, sudah empat kali berupaya menemui Bupati, namun selalu gagal bahkan hari ini kami kembali mendatangi pemda untuk berupaya mencari solusi, namun sangat disayagi Bupati tidak juga dapat ditemui.

Perwakilan Pihak kami mahasiswa UNRAS, hanya diterima oleh Sekda Drs.Haryadi, Kabag Hukum, (Andi Daniel), kepala dinas Diknas(Margono), didalam ruangan sekdakab Bengkulu Utara.

Dalam pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya pihak pemda selambat – lambatnya dalam 3 hari ini akan mempasilitasi mahasiswa untuk bertemu secara langsung dengan penerima Dana beasiswa Unras yaitu pejabat teras Yayasan Ratu Samban Arga Makmur, tutup yokhi. (DD)

Baca Juga

Demi Kebutuhan Warga Kaur Bupati Gusril Bersama Manajemen PT. Telekomsel Survey Lokasi Pembagunan Tower Di Kecaman Tetap

Laporan: Tasman.P Jum’at, 25 September 2020 Kilas Bengkulu, Kaur – Warga masyarakat di kecamatan tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *